Baitul Arqam PCM Matraman : Konsolidasi Ideologi Muhammadiyah dalam Meneguhkan Islam Sebagai “Rahmatan Lil’alamin”

Matraman, panjimas – “Dalam Perkaderan Muhammadiyah, yang salah satu modelnya adalah Baitu Arqam, penting dicatat bahwa “produk penting” atau “hasil” dapat tercermin dalam kehidupan sehari – hari” hal itu disampaikan Prof. Dr. M. Nur Rianto Al Arif, M.Si selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Timur dalam pembukaan kegiatan Baitul Arqam Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Matraman, yang bertempat di Perguruan Muhammadiyah Matraman Jakarta Timur.

Dilaksanakan pada 24 Januari 2024 M bertepatan dengan 24 Rajab 1446 H, Baitul Arqam PCM Matraman Mengusung Tema “Konsolidasi Ideologi Muhammadiyah Dalam Meneguhkan Islam Sebagai Rahmatan Lil’Alamin”.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh : Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Khusus Jakarta, Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd.I. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Timur, Prof. Dr. M Nur Rianto Al Arif, M.Si. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Matraman, Latif Utomo, S.Pd. Serta Anggota Pimpinan, Unit Pembantu Pelaksana (UPP) serta Majlis Lembaga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Matraman.

Ketua Pelaksana Baitul Arqam Muhammadiyah PCM Matraman, Muhammad Rijalul Fikri menyampaikan, bahwa persentase kepesertaan berjumlah 36 Peserta yang 70% lebih adalah seluruh anggota PCM Matraman (Majelis, UPP, Anggota serta 13 Pimpinan). “Melalui data tersebut, dapat disampaikan bahwa antusiasme & loyalitas para Pengurus Muhammadiyah Matraman, khususnya untuk prospek gerakan persyarikatan kedepan” ujarnya.

Ketua PCM Matraman, Latif Utomo S.Pd Menyampaikan secara langsung apresiasi terhadap panitia pelaksana & komitmen para Pengurus Muhammadiyah Matraman, dalam event Baitul Arqam ini sebagai bentuk “keberhasilan” perkaderan Muhammadiyah. “Anda hadir dalam perkaderan hari ini, merupakan suatu penilaian, kebijakan & indikator “keberhasilan” perkaderan Muhammadiyah”.

Dipenghujung pidato sekaligus membuka acara, Prof. Dr. M Nur Rianto Al Arif, M.Si mengingatkan kembali urgensi “kuantitas” dalam membina persyarikatan Muhammadiyah, khususnya dilingkungan Matraman. “disamping kualitas, saya kira faktor “kuantitas” merupakan faktor penting serta tindak lanjut dari baitul arqam nantinya sebagai luaran dari proses perkaderan ini (baitul arqam)” pungkasnya dalam menutup pidato pembukaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *