Januari 16, 2026
Panjimas
NasionalNews

Bertani Melon Hidroponik, Tingkatkan Ekonomi Pertanian Dipelopori Dompet Dhuafa Bersama ROIS OJK

Banjar, panjimas – Ketua Tani Melon Hidroponik Langensari, Ellan Maulana, menyampaikan seperti apa dampak ekonomi yang dirasakannya. Pasalnya, satu Greenhouse menghasilkan omzet 20 juta per bulan bahkan lebih. Omzet tersebut nantinya akan dibagi 40:60, 40% untuk pendapatan petani pengelola, sedangkan 60% dibagi untuk kelompok dan disisihkan untuk perputaran modal serta operasional penanaman siklus selanjutnya pada (Sabtu, 01/02).

Walaupun biaya operasional tinggi, namun hal itu selaras dengan buah melon yang dihasilkan. Sistem hidroponik sendiri berfokus pada konsistensi kualitas pada melon. Ellan dan kelompoknya mengembangkan melon jenis Honeydew dan Sweet Net. Mereka dapat melakukan panen sebanyak empat kali dalam setahun. Sistem ini mengandalkan teknologi dalam proses pengairannya. Sehingga pertumbuhan melon lebih cepat dan minim polusi nutrisi kimia untuk lingkungan lebih rendah.

“Pertama, kami menjaga kualitas daripada ada kuantitas. Bedanya dengan lahan konvensional yang mengutamakan bobot dan jumlah melon, sistem hidroponik menggunakan Greenhouse ini berfokus pada hasil melon yang lebih manis dengan bentuk yang lebih presisi. Dengan inisiasi pengadaan Greenhouse oleh ROIS OJK dan Dompet Dhuafa ini, tentu dapat membantu kami meningkatkan produksi dan kesejahteraan para petani,” ucap Ellan.

Salah satu petani melon muda, Robet Analida (26) memperlihatkan antusiasme yang tinggi pada acara peresmian Greenhouse. Robet bercita-cita menjadi petani melon hidroponik yang mampu memiliki lahan pribadi. Ia menyampaikan bahwa semenjak bergabung dengan Kelompok Tani Melon Langensari, ia mampu menghasilkan uang sendiri tanpa bergantung pada orang tuanya. Tambahan tiga unit Greenhouse menjadi kabar membahagiakan baginya.

“Saya bangga menjadi petani melon. Profesi ini menjadikan saya mandiri secara finansial, sudah tidak bergantung lagi dengan orang tua. Tentu ini menunjang cita-cita saya. Ke depannya saya ingin membeli lahan lebih luas untuk bertani melon dan lainnya. Dengan adanya tiga unit Greenhouse dari ROIS OJK dan Dompet Dhuafa, saya ucapkan terima kasih banyak,” ucap Robet bersemangat.

Melon Hidroponik sendiri merupakan program hasil kolaborasi Dompet Dhuafa dengan petani muda di wilayah Langensari yang sudah ada sejak tahun 2023. Seiring berkembangnya program ini, ROIS OJK pun turut berkontribusi meluncurkan tiga unit Greenhouse dengan kapasitas masing-masing sebanyak 1000-1200 buah melon.

Kepala Divisi Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Armie Robi, bersama Kepala Lurah Bojongkantong, Yeni Irmawati, melakukan peresmian Greenhouse yang disambut hangat oleh penerima manfaat dan warga sekitar. Menurut Yeni menyoal pertanian pangan di wilayahnya, melon hidroponik merupakan sesuatu yang baru dan memiliki hasil yang memuaskan secara ekonomi.

“Bertani melon hidroponik memang punya hasil yang baik dengan harga jual tinggi jika dibanding dengan petani pangan lainnya. Rata-rata yang mengkonsumsi pun warga lokal sini. Jadi ini merupakan hal yang sangat bagus, apalagi masa-masa mendekati bulan Ramadan ini,” tutur Yeni.

Armie menyampaikan bahwa program ini menyasar 10 penerima manfaat yang tergabung dalam Kelompok Tani Melon Langensari. Nantinya, program ini bersifat berkelanjutan guna menunjang perluasan jaringan pasar dan penguatan produksi, seperti penyediaan lahan sewa dan penguatan kapasitas petani melalui pendampingan.

“Semoga program ini mampu meningkatkan kapasitas para petani melon, baik secara pengetahuan, keterampilan, sampai kesejahteraan. Harapannya 10 penerima manfaat hari ini dapat berkembang hingga menciptakan lahan baru dan menjadi role model bagi petani lainnya,” tutur Armi.

Kegiatan di pelopori Dompet Dhuafa bersama Kerohanian Islam (ROIS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas pengadaan Greenhouse dan Panen Melon Hidroponik di Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Banjar, yang diperuntukkan bagi Kelompok Tani Melon Hidroponik Langensari.

TENTANG DOMPET DHUAFA
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Untuk Informasi press release, dapat menghubungi :
Public Relation Dompet Dhuafa
Philanthropy Building
Jl. Warung Jati Barat No.14
Jakarta Selatan 12540,
Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi :
U.P : Corcom Dompet Dhuafa, Bani (+62852 1942 7407)

Related posts

Muhadjir : Muhammadiyah Perkuat Gerakan Ekonomi sebagai Jangkar Menyejahterakan Bangsa

Admin

Perkuat Ekonomi Berbasis Jamaah, Muhammadiyah Gandeng Zurich Syariah

Admin

Ratusan Warga Makassar Hadiri Milad Muhammadiyah Sulsel di Palopo

Admin

Leave a Comment