Januari 16, 2026
Panjimas
NasionalNews

Muhammadiyah Terjunkan Tim SAR Medis untuk Tembus Wilayah Terisolir Longsor Petungkriyono

Semarang, panjimas – Muhammadiyah bergerak cepat menangani dampak longsor di Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan asesmen Pos Pelayanan (Posyan) Muhammadiyah Petungkriyono dan koordinasi dengan Posko Koordinasi (Poskor) PDB Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, tim SAR Medis dan Tim Advance Pembuka Jalur diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan serta kebutuhan dasar bagi tujuh dusun yang terisolasi akibat bencana tersebut.

Langkah ini tertuang dalam Rencana Operasi Masa Transisi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Longsor di Petungkriyono yang diumumkan pada Selasa (4/2/2025).

Tujuh dusun yang masih sulit diakses akibat longsor meliputi:

Dusun Dranan, Desa Yosorejo
Dusun Totogan, Desa Tlogopakis
Dusun Sipetung, Desa Tlogopakis
Dusun Karanggondang, Desa Tlogopakis
Dusun Sawangan, Desa Tlogopakis
Dusun Sitipis, Desa Kayupuring
Dusun Tembelan, Desa Kayupuri


Tim Asistensi Lembaga Resiliensi Bencana/Muhammadiyah Disaster Management Center (LRB-MDMC) PWM Jawa Tengah, Astri Nanda Firman Saputra, menyampaikan bahwa Muhammadiyah telah berhasil mengakses dua dusun, yakni Dusun Totogan yang dapat dicapai dengan berjalan kaki selama 2,5 jam dan Dusun Dranan yang bisa ditempuh dalam waktu satu jam berjalan kaki.

Layanan Kemanusiaan Muhammadiyah Posyan Muhammadiyah Petungkriyono merencanakan berbagai layanan untuk masyarakat terdampak, di antaranya:

Layanan dukungan psikososial
Layanan medis
Distribusi logistik
Pembukaan jalur yang tertutup material longsor di beberapa titik

Dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, Muhammadiyah menerjunkan empat personel Tim SAR Medis serta empat personel Tim Advance Pembuka Jalur yang didukung kendaraan motor trail. Tim ini akan memastikan akses bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak secepat mungkin.

Related posts

Darma Bakti PKU Muhammadiyah Kota Bogor Untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa

Admin

Belajar dari Kasus PIK 2, Pemerintah Menjadi Kuda Tunggangan Pemilik Modal

Admin

Negara, Kekerasan, dan Hilangnya Kemanusiaan: Refleksi atas Tragedi Senayan

Admin

Leave a Comment