Januari 16, 2026
Panjimas
NasionalNews

Pemuda Muhammadiyah dan Kemendes Kolaborasi Bangun Desa

Jakarta, panjimas — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengusulkan kepada Pemuda Muhammadiyah mendelegasikan kadernya untuk menjadi percontohan dai muda di desa-desa.

“Bisa gak 100 orang dari Pemuda Muhammadiyah itu jadi percontohan dai muda untuk di desa misalnya? Jadi nanti kita formalkan konsepnya dan MoUnya biar konkret,” kata Yandri saat menerima audiensi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla dan jajarannya di Kantor Pusat Kemendes PDT, Jakarta, Selasa.

Meskipun demikian, kata Mendes Yandri melanjutkan, perjuangan dai muda di pelosok desa ini tidak mudah. Mereka harus menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut di antaranya meliputi jarak, akses, dan pengetahuan masyarakat tentang pemahaman agama yang tidak sempurna.

Oleh karena itu, menurut dia, dai Pemuda Muhammadiyah perlu diseleksi secara ketat dari berbagai aspek penting. Salah satunya adalah kesiapan dan kematangan mental untuk berjuang menegakkan kebaikan di tengah-tengah kemajemukan masyarakat desa.

“Mungkin enggak mudah juga dai pemuda Muhammadiyah ini turun ke desa. Salah satunya karena fasilitas umum di beberapa desa yang belum tersedia. Intinya, Pemuda Muhammadiyah yang diutus untuk berdakwah ke desa harus siap untuk kebaikan dunia dan akhirat,” ujar dia.

Selanjutnya, Mendes berharap Pemuda Muhammadiyah dapat pula berkontribusi membangun moral di desa.

“Saya berharap Pemuda Muhammadiyah ini terlibat dalam pembangunan di desa. Termasuk membentengi pembangunan dan perbaikan moral, dari kasus yang marak akhir-akhir ini seperti judi online, narkoba, atau miras di desa misalnya,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla sangat mengapresiasi kerja-kerja luar biasa Kemendes selama ini dan siap untuk berkolaborasi untuk menindaklanjuti arahan Mendes Yandri.

Arahan itu meliputi pematangan konsep MoU dan pemetaan kader-kader berkualitas untuk menjadikan dai penyambung nilai-nilai moral dan agama di tingkat desa dan pembangunan SDM di desa.

Related posts

Ini Juara Olimpiade Madrasah Indonesia Nasional 2025 Bidang Sains

Admin

Halbil PP Muhammadiyah di UMJ, Haedar Tekankan Silaturahmi Mesti Mengandung Nilai Ihsan

Admin

Muhammadiyah Susun Fikih Lanjut Usia, Saat Angka Lansia Terus Meningkat

Admin

1 comment

R Dayat Maret 12, 2025 at 7:19 pm

Sangat luar biasa sekali., kalo kemendes bersinergi dengan unsur muhammadiyah itu sudah pilihan yang tepat., mentri nya garcep mitra kolaborasi nya sat set dan kerja nyata.

Reply

Leave a Comment