Magelang, panjimas – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang kini memiliki klinik bernama Klinik Pratama KH Ahmad Dahlan. Klinik itu akan difungsikan usai Lebaran dan bisa melayani masyarakat umum. Keberadaannya diharapkan menjadi sarana membangun masyarakat yang sehat, terutama di Kota Magelang.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengutarakan, keberadaan klinik ini merupakan komitmen dari persyarikatan Muhammadiyah untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. “Membangun layanan kesehatan itu bagus dan penting, tetapi yang bagus adalah membangun masyarakat yang sehat,” sebutnya, Jumat (14/3/2025).
Karenanya, dia berharap agar layanan kesehatan ini disertai dengan upaya membangun masyarakat yang sehat. Mu’ti juga berpesan kepada PDM Kota Magelang untuk aktif memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat serta mengadakan program lain yang mendukung tumbuh kembang generasi sehat.
Dia melihat, selama ini, Indonesia masih dihantui oleh masalah yang cukup serius. Terutama ihwal stunting lantaran prevalensinya tinggi, yakni sebesar 21,5 persen pada 2024. “Maka, kita perlu membangun masyarakat yang sehat sehingga klinik ini bisa didukung oleh kegiatan lain yang dapat berkontribusi terhadap tumbuhnya generasi sehat,” paparnya.
Ketua PDM Kota Magelang Rifqi Muhammad menuturkan, Klinik Pratama ini merupakan transformasi dari poliklinik yang sebelumnya sudah ada. Hanya saja, lingkupnya terbilang kecil. “Sebetulnya kami ditantang untuk membuat rumah sakit, tapi PDM Kota Magelang diminta tetap fokus pada pendidikan,” katanya.
Dia menyebut, Klinik Pratama KH Ahmad Dahlan merupakan pengembangan dari amal usaha Muhammadiyah (AUM) dalam bidang kesehatan. Klinik itu efektif berjalan usai Lebaran dan bakal melayani masyarakat. Khususnya Muhammadiyah maupun Kota Magelang pada umumnya.
Rifqi mengatakan, nantinya ada dua dokter, umum dan gigi yang bakal melayani masyarakat. Sedangkan perawatnya berjumlah tiga orang. “Nanti akan dilengkapi beberapa fasilitas penunjang klinik dan kami akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” bebernya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, peresmian gedung Klinik Pratama menandai kontribusi besar dari persyarikatan Muhammadiyah. Dia berharap, fasilitas ini dapat menjadi solusi atas kebutuhan layanan kesehatan yang lebih baik dan menjangkau lapisan masyarakat.
Menurutnya, sbagai kota yang berorientasi pada sektor jasa, penambahan fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup. Tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Kota Magelang sebagai pusat pelayanan yang unggul di Eks Karesidenan Kedu.
Dengan banyaknya fasilitas kesehatan, lanjut dia, maka semakin kuat daya tarik Kota Magelang sebagai pusat layanan kesehatan. “Dan pastinya ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kota Magelang,” paparnya






