Jakarta, panjimas – Dalam sambutan Halal bihalal, Prof. Dr. Supriatna, M.T., sebagai Direktur Sekolah IImu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesai (UI) mengatakan bahwa Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H dapat dijadikan sebagai momentum memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas Tridharma perguruan tinggi.
Acara Halal Bihalal dalam rangka Idul Fitri 1446 H/2025 itu sendiri diadakan di kampus UI Salemba, pada Rabu (9/4/2025). Lebih lanjut ia mengatakan acara tersebut mengangkat tema: “Membangun Kebersamaan dan Silaturahmi Serta Sinergi untuk Maju Bersama”.
Dalam kesempatan yang sama tampil sebagai pembicara utama Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A. yang juga sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Pusat. Ia menegaskan untuk meningkatkan ukhuwah diperlukan beberapa hal; pertama, kebersamaan dalam membangun silaturrahmi. Atas keimanan silaturrahmi dapat meningkatkan amal saleh sebagaimana perintah Allah dalam QS.Al Maryam 96:
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمٰنُ وُدًّا ٩٦
Artinya :
Sesungguhnya bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa cinta (dalam hati) mereka.
“Jadi silaturrahmi akan rapuh karena kepentingan sesaat, seperti kepentingan ekonomi, politik, hukum dan kepentingan lainnya. Oleh karena itu atas dasar iman silaturrahmi semakin kuat sehingga mampu menghadapi berbagai ujian dan cobaan,” ujar buya AmirsyahTambunan.
Seraya dirinya mengambil contoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Ke Tuhanan Yang Maha Esa bisa kuat menghadapi ujian dan cobaan sehingga tidak mudah di adu domba oleh pihak lain;
Kedua, sinergi merupakan perpaduan berbagai kekuatan bangsa yang saling mendukung sehingga mampu memberikan solusi terhadap problem yang di hadapi umat dan bangsa; Ketiga, kemajuan bersama menjadi cita-cita bersama yang di wujudkan dengan kebersamaan.
Tidak ada kemajuan yang akan di wujudkan tanpa kebersamaan. Atas dasar itulah buya Amirsyah, sapaan akrab Sekjen MUI mengajak semua civitas kademika memperkuat peradaban global yang saat ini tengah menghadapi ujian yang cukup berat karena kebiadaban zionis israel yang nyata-nyata mengkhianati nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.
“Untuk itu kebersamaan hanya bisa wujudkan dengan membuang rasa dendam, iri dan dengki sesama anak bangsa dalam memajukan prabadan bangsa,” pungkasnya.
