Jakarta, panjimas – Dalam acara Silahturahmi dan Halal bihalal di Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok pada hari Senin, (14/4/25) Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan menyampaikan soal Trilogi Persaudaraan.
“Sebagai bangsa yang besar kita telah memiliki modal yang kuat berupa Trilogi Persaudaraan (ukhuwah) yakni; pertama, persaudaraan sesama umat Islam (Ukhuwah Islamiyah), karena sesungguhnya ukhuwah Islamiyah mampu mempersatukan umat untuk mewujudkan kemaslahatan umat dan bangsa,” ujar Buya Amirsyah.
Selanjutnya menurut beliau yang kedua adalah persaudaraan sesamaan manusia (Ukhuwah Insaniyah) tanpa mebedakan agama, suku, etnis dan bahasa bertekad bersatu dalam mewujudkan kebersamaan untuk memajukan prekonomian umat dan bangsa.
“Nah yang terakhir atau yang ketiga adalah persaudaraan sebangsa (Ukhuwah Wataniyah) yang di Indonesia telah terbukti mampu mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemerdekaannya berdasarkan persatuan umat Islam sebagai satu jiwa yang mencintai tanah air, bangsa, dan negaranya. kemandirian ekonomi dan kesejahteraan umat, kelestarian semesta, serta keadilan sosial, ekonomi, politik, dan budaya bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.
Oleh karena itu menurut Sekjen MUI, mari jadikan Bea Cukai sebagai instansi negara yang bertugas mengawasi dan memungut pajak atas barang yang masuk dan keluar negeri. Bea cukai juga harus bertugas melindungi masyarakat dari penyelundupan dan perdagangan ilegal sehingga dapat mewujudkan Indonesia yang berdaulat.
Hadir dalam acara tersebut Ambang Priyonggo yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Dan Cukai Tipe A Tanjung Priok serta turut dihadiri jajaran pegawai Bea dan Cukai.
