BeritaInternasionalMuhammadiyahNews

Pengajian Bulanan Muhammadiyah Kab Bekasi, Abdul Mu’ti Tegaskan Landasan Risalah Islam Berkemajuan

89
×

Pengajian Bulanan Muhammadiyah Kab Bekasi, Abdul Mu’ti Tegaskan Landasan Risalah Islam Berkemajuan

Sebarkan artikel ini

Bekasi, panjimas – Di hadapan ratusan jemaah Pengajian Bulanan yang digelar di Graha Muhammadiyah Grand Wisata, Bekasi, Kyai Menteri Abdul Mu’ti menegaskan risalah Islam berkemajuan memiliki landasan kuat pada Alquran dan hadis sebagai sumber utama ajaran Islam.

Melalui pemahaman yang mendalam terhadap kedua sumber tersebut, umat Islam diharapkan mampu memperkuat keislaman sekaligus mewujudkan kemajuan di berbagai bidang kehidupan.

Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) ini disambut hangat oleh ratusan jemaah yang memberikan salam dan antusiasme tinggi mengikuti pengajian pada Ahad (7/6/26).

Di hadapan jemaah yang memadati lokasi acara, Mendikdasmen yang juga menjabat Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menegaskan, Alquran dan hadis merupakan fondasi utama risalah Islam berkemajuan yang dikembangkan Muhammadiyah untuk membangun umat yang religius, berilmu, dan mampu menghadirkan kemajuan peradaban.

Menurut Kyai Menteri, penguatan kajian keislaman yang dipadukan dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan semangat tajdid (pembaruan) menjadi kunci agar umat Islam tetap relevan menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan pijakan pada nilai-nilai dasar agama.

“Kita akan semakin kuat keislaman kita karena terus mengkaji Alquran, dan akan semakin maju umat ini karena kajian kita terhadap Alquran dan hadis diperkuat dengan kajian keilmuan dan kita perkuat dengan tajdid dalam berbagai bidang,” ujar Kyai Menteri Abdul Mu’ti.

Risalah Islam Berkemajuan disusun sebagai panduan bagi umat Islam dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama secara utuh dan komprehensif.

Nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya tidak hanya dipahami dalam aspek ibadah, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, kebudayaan, hingga pembangunan peradaban.

Kyai Menteri Abdul Mu’ti mengungkapkan Islam berkemajuan menempatkan Alquran dan hadis sebagai rujukan utama dalam kehidupan beragama.

Namun, pendekatan tersebut juga membuka ruang bagi pemikiran dan ijtihad untuk menjawab berbagai persoalan baru yang muncul seiring perkembangan zaman.

Dengan pendekatan itu, umat Islam diharapkan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip agama, sekaligus memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan semangat Islam berkemajuan yang dikembangkan Muhammadiyah bertujuan menghadirkan Islam yang mencerahkan, memajukan, dan membawa manfaat bagi seluruh umat manusia.

Karena itu, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, serta berbagai inovasi dipandang sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam yang bersumber pada Alquran dan hadis.

Menurut Kyai Menteri Mu’ti, risalah Islam berkemajuan merupakan ikhtiar Muhammadiyah meneguhkan kembali pesan Islam sebagai agama yang mendorong kemajuan peradaban.

Melalui risalah tersebut, umat Islam didorong untuk memahami agama secara mendalam, membangun akhlak mulia, serta aktif berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemanusiaan dan kebangsaan.

Dengan menjadikan Alquran dan hadis sebagai fondasi utama, risalah Islam berkemajuan diharapkan dapat menjadi pedoman bagi umat Islam dalam mewujudkan kehidupan yang berkeadilan, berkemajuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di tengah dinamika dunia yang terus berkembang.

Dalam kesempatan acara itu Abdul Mu’ti juga melakukan 2 penanda tanganan prasasti peresmian Gedung TK AISYIYAH ABA 12 dan Gedung SD Muhammadiyah 01 Setu Kab Bekasi yang telah di bangun dengan 3 lantai atas bantuan Kyai Mentri beberapa tahun lalu dan sekarang sudah jadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *