BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Semangat Al-Ma’un di NTT: Daging Kurban Muhammadiyah Dinikmati Semua Warga Tanpa Memandang Agama

29
×

Semangat Al-Ma’un di NTT: Daging Kurban Muhammadiyah Dinikmati Semua Warga Tanpa Memandang Agama

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali menyalurkan hewan kurban untuk daerah 3T.

 

Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin menjelaskan, hewan kurban yang disalurkan MPM meliputi Warmon Kokoda dan Pulau Arar di Papua Barat Daya, dan Desa Tliu Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.

 

“Penyaluran ini kami arahkan untuk menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi masyarakat akar rumput, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih,” kata Yamin Sabtu (30/5) di Yogyakarta.

 

Dia menambahkan, ibadah kurban tidak bagi Muhammadiyah tidak sebatas ritual keagamaan, namun juga momen menggali ulang semangat Al Ma’un untuk membangun keberdayaan masyarakat secara gotong royong.

 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Timur (NTT), Mukhsin Masri menjelaskan, pembagian daging kurban ini tidak hanya kepada umat muslim, tapi juga kepada semua masyarakat.

 

“Diharapkan kurban ini dapat memenuhi semua kepala keluarga di Desa Tliu, semua agama, Islam, Kristen, Katolik dan juga yang lain,” katanya.

 

Kegiatan kurban ini diharapkan selain menjadi praktik keagamaan, juga sebagai sarana pengikat kerukunan lintas iman di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

 

Harapan serupa juga disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Timor Tengah Selatan (TTS), Kudrih Chandra. Dia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

 

Sedangkan, Kepala Desa Tliu, Thimatius Natonis menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah sebab telah memperhatikan desa yang dipimpinnya. Sebab dari kegiatan ini juga menjadi cermin persatuan masyarakat.

 

“Nilai toleransi di Desa Tliu ini kalau kita mau omong, kalau ada kegiatan di Muslim, kami di Kristen, Katolik, kami dilibatkan,” ungkapnya.

 

Hewan kurban yang disalurkan di Desa Tliu NTT untuk Iduladha 1447 H adalah dua ekor sapi, yang merupakan hasil kerja sama antara MPM PP Muhammadiyah dengan BPKH RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *