Uncategorized

Kemendikdasmen dan BPPIK Berkolaborasi Perkuat Pendidikan Karakter Bangsa

27
×

Kemendikdasmen dan BPPIK Berkolaborasi Perkuat Pendidikan Karakter Bangsa

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Dunis – Komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter kembali ditegaskan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, bertemu dengan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BPPIK), Aries Marsudiyanto, di Kompleks Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (17/1/25). Pertemuan ini membahas strategi penguatan karakter siswa melalui berbagai program inovatif.

Mendikdasmen memaparkan beberapa program strategis yang telah diluncurkan, termasuk program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang berfokus pada pembentukan kebiasaan positif untuk menciptakan generasi unggul.

“Kami juga memiliki program Pagi Ceria yang mencakup senam pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama. Kegiatan ini sejalan dengan visi Presiden dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini,” jelas Abdul Mu’ti.

Lebih lanjut, Mendikdasmen menyampaikan rencana pengembangan pedoman dan buku suplemen. “Kami juga perlu membuat pedoman pendidikan karakter makan sehat dan bergizi, seperti kebersamaan, tidak boros, budaya mengantre. Kemudian untuk mendukung pembelajaran STEM, akan dirancang buku-buku bacaan suplemen yang mempermudah siswa memahami konsep sains dalam kehidupan,” tambahnya.

Kepala BPPIK, Aries Marsudiyanto, mengajukan usulan pengembangan kurikulum antikorupsi yang komprehensif bagi siswa SD hingga SMA. Kurikulum ini dirancang interaktif dengan simulasi dan permainan peran. “Dengan pendekatan ini, karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, dan disiplin dapat terintegrasi dengan baik dalam proses pembelajaran,” ujar Aries.

Selain kurikulum, Aries juga menyoroti pentingnya lingkungan sekolah yang kondusif. “Setiap sekolah sebaiknya memiliki logo, moto, dan jargon, seperti ‘Sehat, Jujur, Bangga’ atau ‘Berani, Benar, Berhasil.’ Negara-negara maju telah membangun karakter bangsa sejak usia dini, dan kita juga perlu menanamkan nilai-nilai sportivitas serta kejujuran pada anak-anak,” tegasnya.

Pertemuan ini menandai langkah awal sinergi antara Kemendikdasmen dan BPPIK dalam memperkuat pendidikan karakter di Indonesia. Diharapkan kolaborasi ini dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *