NasionalNews

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Bantu Petani Terapkan Probiotik Alami Budidaya Perikanan

25

Gresik, panjimas – Kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan program inovatif di Desa Dukuh Kembar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan menerapkan probiotik alami dalam budidaya perikanan, Senin (10/2/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Dukuh Kembar ini dihadiri oleh Kepala Desa Ahmad Faisol dan 10 perwakilan kelompok tani. Dalam acara tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan probiotik berbasis bahan alami, seperti fermentasi bakteri baik dari dedaunan, buah-buahan, dan bahan organik lainnya.

Probiotik ini berfungsi sebagai pengganti antibiotik dan bahan kimia dalam kolam budidaya, membantu meningkatkan kesehatan ikan, mempercepat pertumbuhan, serta menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Ketua Kelompok KKN, Trisna Rama Dani, menyatakan, program ini bertujuan mengurangi penggunaan bahan kimia, meningkatkan keberlanjutan sektor perikanan, dan meningkatkan kesejahteraan petani ikan setempat.

“Penggunaan probiotik alami tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia yang dapat berdampak buruk bagi ekosistem perikanan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Manfaat Program
Trisna Rama Dani menjelaskan, program ini memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, antara lain:

Meningkatkan kesehatan ikan: Probiotik alami membantu meningkatkan daya tahan tubuh ikan, mengurangi angka kematian akibat penyakit, serta meningkatkan efisiensi pakan.

Mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia: Dengan penggunaan probiotik, petani ikan tidak perlu lagi menggunakan antibiotik atau bahan kimia sintetis yang dapat mencemari lingkungan.

Menekan biaya produksi: Bahan alami yang digunakan untuk probiotik lebih mudah ditemukan dan lebih murah dibandingkan obat-obatan kimia, sehingga dapat mengurangi biaya operasional budidaya perikanan.

Meningkatkan kualitas air kolam: Probiotik membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam kolam, sehingga kualitas air tetap terjaga dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Diapresiasi Kepala Desa
Kepala Desa Dukuh Kembar, Ahmad Faisol, mengapresiasi inisiatif ini dengan mengatakan, “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif mahasiswa KKN UMG dalam memberikan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan hasil perikanan, tetapi juga dapat mendorong keberlanjutan ekosistem lokal.”

Perwakilan peserta kelompok tani dari Desa Dukuh Kembar juga menyampaikan apresiasinya terhadap program ini, “Kami selaku perwakilan peserta mengucapkan terima kasih pada Kelompok 11 KKN Universitas Muhammadiyah Gresik telah mengadakan program ini karena dapat membantu petani seperti kita mengoptimalkan pertanian yang dapat berkelanjutan.”

Proses pembuatan probiotik melibatkan pencampuran bahan organik seperti dedaunan, buah-buahan, dan air beras, yang kemudian difermentasi selama beberapa hari untuk mengembangkan bakteri baik.

Setelah fermentasi selesai, probiotik ditambahkan ke dalam air kolam dengan dosis tertentu untuk menjaga keseimbangan mikroba dan meningkatkan kesehatan ikan. Selama program berlangsung, mahasiswa KKN melakukan monitoring terhadap kualitas air dan pertumbuhan ikan untuk memastikan efektivitas probiotik alami.

Dengan semangat inovasi dan pemberdayaan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para pembudidaya ikan untuk menghasilkan produk perikanan yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Exit mobile version