MuhammadiyahNasionalNews

Ketua MPW Muhammadiyah Sampaikan Tata Kelola Wakaf di Silahturahim dan Halbil PDM Kota Padang Pariaman

54

Padang, panjimas – Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah, Dr Amirsyah Tambunan menyampaikan tausiyah pada acara Silaturrahmi dan Halal bi Halal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Padang Pariaman pada Ahad,(20/4/25) bertempat di Masjid Nagasari Manggung Kota Padang, Sumatra Barat.

Ketua PDM Padang Pariaman, Drs Nasri dalam sambutannya menyampaikan tentang perkembangan pendirian Pesantren Muhammadiyah sejak peletakan batu pertama pada (14/10/2021) yang berada di tanah wakaf keluarga Sali Usman seluas 1800 M2.

Hadir juga pengurus Majelis Dikti PP Muhammadiyah Prof.Dr.Armai Arif sebagai putra daerah mengatakan komitmennya untuk segera membangun Pesantren yang sumber dananya berasal dari pengusaha nasional.

Dalam acara Tabligh Akbar berhasil melakukan pelunasan pembelian tanah seluas 8900 M2 dengan cicilan; pertama, telah dibayar tahap pertama Rp 543.350.000; kedua, untuk pembayaran kekurangan Rp.346.650.000. Telah berhasil dihimpun dana wakaf melalui uang Rp 161.950.000.

Alhamdulillah kekurangan Rp 145.100.000, dapat terkumpul di acara Tabligh Akbar tersebut sehingga dapat dilakukan pelunasan pembayaran. Buya Amirsyah yang juga sekjen MUI mengatakan bahwa pihaknya bertekad memperkuat sistem tata kelola wakaf baik wakaf uang maupun wakaf melalui uang.

‘Wakaf uang adalah wakif mewakafkan uang kepada nazhir di mana pokoknya terus utuh untuk di investasikan secara produktif. Nah hari ini wakaf melalui uang berhasil dihimpun untuk pembangunan Pesantren di Kota Padang Pariaman,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan penggunaan wakaf uang dan wakaf melalui uang harus sesuai sistem dan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sehingga tata kelola wakaf dapat dilakukan secara akuntabel dan transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat.

Bagi persyarikatan Muhammadiyah kepercayaan merupakan modal sosial (social capital) yang sangat berharga. Modal sosial untuk pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang terus tumbuh dan berkembang seluruh Indonesia.

Tekadnya penguatan sistem harus disertai Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki integritas, kapasitas dan akuntabilitas yang baik. Oleh sebab itu ia terus bertekad menjalankan Sistem Informasi Managemen Aset Muhammadiyah (Simam) sejak (2020) dan menghasilkan data aset wakaf, hibah 21.000 an Ha atau 42 %.

Kedepan MPW PP Muhammadiyah bertekad untuk terus melakukan percepatan (akselerasi) atas dukungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berdiri di atas tanah wakaf seluruh tanah air melalui pendekatan Koordinasi, Inovasi, Sinergi dan Singkronisasi (KISS).

Pihaknya menghimbau untuk menjadikan tanah wakaf sebagai ladang amal jariyah dengan semboyan “Beli dunia dengan wakaf” hidup kita berkah di dunia dan bahagia di akhirat dengan berwakaf.

Hadir pula dari Pemda Kota Pariaman, Kepala Cabang Bank Muamalat Kota Pariman, Bank Syariah Indonesia (BSI) Andre Aziz, BMI Cabang Padang, Taufik serta warga persyarikatan yang mengikuti acara sebanyak 500 orang dengan penuh antusias.

Exit mobile version