InternasionalNasionalNews

Prof. Rokhmin Dahuri: Blue Economy dan Bioteknologi Kelautan adalah Game Changer Menuju Indonesia Emas 2045

44
×

Prof. Rokhmin Dahuri: Blue Economy dan Bioteknologi Kelautan adalah Game Changer Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta, panjimas — Indonesia memiliki potensi blue economy senilai 1,4 triliun dolar AS per tahun—setara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional saat ini—dan mampu menyerap hingga 45 juta tenaga kerja atau sekitar 40% dari total angkatan kerja. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Hal ini disampaikan Prof. Rokhmin Dahuri, Pakar Kelautan, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dan Rektor Universitas UMMI Bogor, saat menjadi keynote speaker dalam pembukaan The 5th International Conference on Marine Molecular Biology and Biotechnology (ICMMBT) yang digelar oleh PKSPL IPB University, Rabu (30/7) di Yogyakarta.

Menurut Prof. Rokhmin, ekonomi biru, termasuk industri bioteknologi kelautan dan pengelolaan pesisir terpadu, adalah “game changer” dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Selain menciptakan lapangan kerja, sektor ini juga berperan besar dalam mendukung swasembada pangan dan energi, serta pengembangan industri farmasi.

“Untuk mentransformasi potensi luar biasa ini menjadi kekuatan ekonomi nyata, diperlukan kebijakan pemerintah yang kondusif, partisipasi aktif sektor swasta, kalangan industri, masyarakat, dan tentu saja para ilmuwan,” tegasnya.

Konferensi ini diikuti oleh peneliti, akademisi, dan pelaku usaha di bidang kelautan dari 21 negara, termasuk dari Amerika Serikat, Tiongkok, Australia, dan negara-negara Asia Pasifik lainnya. Forum ini menjadi ajang kolaborasi ilmiah dalam merespons tantangan global di bidang pangan, kesehatan, dan perubahan iklim berbasis sumber daya laut.

Prof. Rokhmin juga menekankan pentingnya penerapan inovasi, teknologi genomik, dan manajemen profesional agar Indonesia tidak hanya menjadi negara maritim secara geografis, tetapi juga secara ekonomi dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *