Jakarta, panjimas – Din Syamsuddin dari Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations ( CDCC) telah menginisiasi shilaturahim dan shilatulfikri antara cendekiawan muslim Indonesia dan Malaysia yang akan diadakan pada tanggal 21 – 24 Agustus di Kuala lumpur Malaysia.
Peserta dari Indonesia sekitar 50 an orang berasal dari para akademisi dan wakil dari ormas-ormas Islam tingkat pusat, diantaranya : Arif Satria, Rektor IPB, Amirsyah Tambunan (MUI) Khofifah Indar Parawangsa (Muslimat NU), Hidayat Nur wahid dan lain-lain.
Topik-topik yang akan dibicarakan antara lain : Pertama tentang Wawasan Madani : ‘Akar’ Konsepnya, dan ‘Buah’ Peradabannya. Kedua, Meneguhkan ‘Akar’ Umat: Kekuatan, Kelemahan, Peluang & Ancaman. Ketiga, Agenda ‘Pohon’ Umat Serantau: Sasaran Jangka Masa Pendek hingga Panjang”.
Keempat, Kebangkitan Peradaban Islam di Malaysia-Indonesia. Jadi dari pertemuan tersebut diharapkan para peserta dari kedua negara akan memiliki pemahaman yang sama tentang masyarakat madani , untuk kemudian secara bersama-sama berusaha merumuskan langkah-langkah konkrit bagi mewujudkan masyarakat madani yang dicita-citakan tersebut.
Anwar Abbas
- Anggota salah satu delegasi peserta
- Pengamat Ekonomi dan Sosial
