MUINasionalNews

Catatan Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan Presiden Prabowo soal Penegakkan Hukum

50
×

Catatan Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan Presiden Prabowo soal Penegakkan Hukum

Sebarkan artikel ini

Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan dalam sidang tahunan MPR RI hari ini Presiden Prabowo mengatakan : Saya berkewajiban menegakkan hukum. Hal ini tentu perlu kita sambut gembira karena ini berarti Prabowo akan membuat seluruh rakyat tanpa membedakan pangkat dan statusnya akan diperlakukan sama di depan hukum atau equal before the law.

Jadi di masa pemerintahan Prabowo ini hukum tidak lagi boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Hukum tidak boleh lagi tajam kepada lawan dan tumpul kepada kawan. Hal ini tentu jelas-jelas merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan karena dia jelas akan bisa menciptakan suatu kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang berkeadilan yang sudah lama kita dambakan.

Tapi bagaimana kira-kira dalam pelaksanaannya ? Dalam masa 10 bulan pemerintahan Prabowo memang sudah ada kemajuan tapi saya lihat masih banyak orang menilai masih jauh panggang dari api karena dalam kenyataannya masih banyak orang yang mencari keadilan di negeri ini yang belum bisa mendapatkannya.

Untuk itu kita berharap agar Prabowo dan para pendukung setianya agar lebih mempertajam lagi penglihatan dan pendengaran mereka agar apa yang sudah disampaikan oleh Prabowo tersebut benar-benar dapat mewujud dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang sama-sama kita cintai dan jalani.

Bahkan menurut saya siapapun di negeri ini terserah apa dan dimanapun posisinya harus mendukung sikap dari Prabowo tersebut karena kalau tidak maka apa yang disampaikan oleh Prabowo tersebut hanya akan berhenti pada kata dan tidak mewujud dalam realita.

Bila itu yang terjadi maka negeri ini tentu akan terseret kedalam krisis karena rakyatnya tidak lagi percaya kepada pemimpinnya . Hal demikian tentu jelas sangat berbahaya bagi masa depan bangsa dan negara yang sama-sama kita cintai ini. Dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi.

Anwar Abbas
Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan
Wakil ketua umum MUI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *