MuhammadiyahNasionalNews

Abdul Mu’ti Terima Penghargaan Menteri Pendukung Gerakan Zakat

27
×

Abdul Mu’ti Terima Penghargaan Menteri Pendukung Gerakan Zakat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Suasana hangat menyelimuti malam penganugerahan Baznas Awards 2025 di Jakarta, Kamis (28/8/25). Di antara ratusan tokoh dan lembaga penggerak zakat, satu nama yang menjadi sorotan adalah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang menerima penghargaan spesial sebagai Menteri Pendukung Gerakan Zakat.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI, Noor Achmad, bersama jajaran pimpinan Baznas. Dengan tema “Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita”, ajang tersebut menjadi momentum penghargaan bagi para tokoh yang konsisten menguatkan ekosistem zakat di Indonesia.

Apresiasi untuk Dunia Pendidikan
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti merendah. Ia menyebut penghargaan ini bukan semata ditujukan untuk dirinya, melainkan untuk seluruh insan pendidikan yang ikut berkontribusi menumbuhkan budaya kepedulian sosial.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Baznas atas penghargaan yang diberikan kepada saya dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ini adalah pengakuan kolektif atas kerja keras seluruh insan pendidikan,” ujarnya.

Di panggung malam itu, Abdul Mu’ti tampil dengan batik bercorak cokelat biru dan peci hitam, berdiri di tengah jajaran pimpinan Baznas yang berbalut jas hitam dengan dasi biru. Dengan senyum mengembang, ia menerima piagam penghargaan dari Noor Achmad. Gesturnya sederhana, namun sarat makna, seolah menegaskan bahwa penghargaan ini adalah milik bersama insan pendidikan.

Komitmen Kemendikdasmen terhadap penguatan gerakan zakat dibuktikan dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kementerian, yang resmi diluncurkan pada Maret 2025 lalu. Sejak itu, UPZ aktif menghimpun zakat, infak, dan sedekah guna mendukung program sosial dan pendidikan.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih aktif lagi dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Kemendikdasmen,” tambah Abdul Mu’ti.

Dukungan dari Baznas
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kontribusi nyata kementerian dan lembaga negara dalam menggerakkan zakat.

“Penghargaan ini adalah upaya kami mengapresiasi dukungan yang senantiasa diberikan, baik oleh kementerian maupun lembaga, yang telah menjadi bagian penting dalam catatan sejarah Baznas,” tuturnya.

Zakat sebagai Instrumen Sosial
Bagi Abdul Mu’ti, zakat bukan sekadar ibadah individu, melainkan instrumen sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan bangsa. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus menanamkan semangat berbagi.

“Semoga zakat, infak, dan sedekah kita diterima Allah Swt. dan mampu memberdayakan masyarakat serta mencerdaskan bangsa. Mari kita biasakan berzakat,” pesannya.

Rangkaian Rakornas
Baznas Awards 2025 merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas RI yang berlangsung selama tiga hari. Tahun ini, Baznas memberikan penghargaan kepada lebih dari 900 penggerak zakat, mulai dari kementerian, lembaga pemerintah, hingga tokoh perorangan yang dinilai berjasa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.

Dengan penghargaan ini, kiprah Kemendikdasmen semakin menegaskan bahwa pendidikan dan zakat dapat berjalan beriringan—membangun kesadaran sosial, menumbuhkan kepedulian, dan pada akhirnya melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter peduli sesama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *