BPJPHNasionalNews

BPJPH Gandeng Perguruan Tinggi Perkuat Penyelenggaraan JPH, Gelar Halal Goes to Campus

36

Jawa Timur, panjimas — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus mendorong pembinaan Jaminan Produk Halal (JPH) kepada pelaku usaha dan masyarakat luas. Terbaru, pembinaan JPH dilaksanakan BPJPH melalui kegiatan Halal Goes to Campus, yang dilangsungkan di kampus Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Jawa Timur, pada Selasa (2/9/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan BPJPH bersama LPH Universitas Brawijaya dan LPH UIN Malang itu berisi sosialisasi tentang regulasi JPH dan kebijakan tentang kewajiban sertifikasi halal, serta optimalisasi peran dan peluang mahasiswa dalam penyelenggaraan JPH di Indonesia. Kegiatan diikuti oleh ratusan mahasiswa yang berasal dari sejumlah fakultas di kedua universitas.

Menurut Kepala BPJPH RI Ahmad Haikal Hasan, digencarkannya pembinaan JPH selain merupakan pelaksanaan amanat Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), juga sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam mempermudah pelaku usaha khususnya usaha mikro kecil (UMK) dalam melaksanakan sertifikasi halal. Selain itu, pembinaan JPH juga diharapkan membantu masyarakat dan stakeholder terkait terutama civitas akademika di kampus-kampus untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan JPH.

Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan, menyebutkan bahwa perguruan tinggi dengan sumber daya yang dimiliki dapat berperan penting dalam memperkuat penyelenggaraan JPH. Di antaranya dengan membentuk Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal atau LP3H. Selain itu, perguruan tinggi juga memiliki potensi dalam menyiapkan SDM di bidang halal. Seperti penyelia halal, auditor halal, Pendamping Proses Produk Halal (P3H), juru sembelih halal, bahkan para halal expert yang sangat dibutuhkan oleh ekosistem industri. Terlebih, lanjutnya, saat ini potensi market halal dunia terus tumbuh dan berkembang dengan nilai ekonomi yang sangat menjanjikan.

Senada dengan Babe Haikal, Dewan Pakar LPH Universitas Brawijaya, Sucipto, mengatakan bahwa profesi di bidang halal merupakan pekerjaan bergengsi yang masih sangat banyak dibutuhkan karena jumlahnya masih sedikit sehingga dapat menjadi peluang bagi para mahasiswa setelah lulus studi.

Exit mobile version