MuhammadiyahNasionalNews

Muhadjir Effendy Apresiasi Jamnas I JATAM, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

22

Kebumen, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy mengapresiasi gelaran Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (Jamnas I JATAM) yang diadakan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah di Kebumen.

Apresiasi tersebut disampaikan Muhadjir ketika menghadiri acara penutupan Jambore I JATAM pada Ahad (21/9) di Pendopo Kabumian, Kebumen. Pada kesempatan tersebut, Penasehat Presiden Bidang Haji ini menyempatkan diri untuk mengunjungi stand JATAM Expo dan Bazar.

Perputaran uang dalam transaksi di JATAM Expo dan Bazar ini menjadi penting, sebab membantu pemasaran sekaligus promosi produk-produk bi bidang pertanian. Bahkan dia berharap kegiatan Jamnas JATAM ini berlanjut dan bisa rutin diselenggarakan setiap tahun.

Selain itu, Muhadjir juga mengajak Anggota JATAM untuk mendukung program ketahanan pangan. Program ini menurutnya selaras dengan program dan semangat pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia. Di era Presiden Prabowo Subianto, pangan menjadi program super prioritas.

Isu pangan ini menjadi isu utama yang dihadapi oleh umat manusia kini dan seterusnya. Maka, program ketahanan pangan menjadi program super prioritas. Terlebih di kancah politik global, pangan menjadi daya tawar kuat bagi sebuah negara yang ingin dominan.

Selain berada dalam satu barisan untuk merespon isu pangan, Muhadjir juga meminta anggota JATAM menjadi agen untuk membantu pemerintah dalam mengawasi tindak korupsi. Sebab sebagaimana diketahui, korupsi ini tidak hanya terjadi di kalangan elit saja, tapi juga sampai bawah.

“Karena di Indonesia ini sebetulnya persoalan yang paling pelik adalah korupsi. Korupsi itu mulai dari yang paling atas sampai yang paling bawah. Oleh karena itu bagaimana JATAM ikut memerangi korupsi dari atas sampai bawah,” pesan Muhadjir Effendy.

Menceritakan pengalamannya yang pernah sebagai pelaku usaha tani, Muhadjir mengakui permasalah pada kelompok tani ini kompleks. Tidak hanya soal kebijakan, tapi juga distribusi yang tersendat, sampai produk-produk kimia untuk menunjang pertanian yang diakal-akali dan palsu.

Gerakan JATAM, imbuhnya, merupakan wujud dakwah ril dan konkrit. Sebab tidak hanya mengajak orang dari mimbar ke mimbar. Tanpa ada maksud merendahkan, model dakwah yang lain – Muhadjir mengapresiasi kerja keras yang dilakukan oleh MPM Muhammadiyah yang menggerakkan petani supaya berdaya

Exit mobile version