MuhammadiyahNasionalNews

Hadisaputra Raih Doktor, Teliti Islam Berkemajuan Muhammadiyah

27

Makassar, panjimas – Disertasi doktoral Hadisaputra dari Universitas Muhammadiyah Makassar yang diuji di Program Doktor Antropologi Universitas Hasanuddin menghadirkan analisis mendalam tentang dinamika Islam Berkemajuan di tingkat akar rumput. Penelitiannya di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, mengungkap bagaimana Muhammadiyah menegosiasikan ideologi modernis dengan realitas sosial dan budaya lokal.

Hadisaputra menilai bahwa regenerasi dalam Muhammadiyah harus lebih terbuka dan inklusif.

“Jika kaderisasi hanya bertumpu pada jalur formal amal usaha, militansi kader bisa tereduksi menjadi identitas administratif belaka,” tegasnya dalam sidang promosi doktor yang berlangsung pada 24 September 2025 tersebut. Ia mendorong agar proses kaderisasi lebih menyentuh kehidupan masyarakat luas.

Dalam menganalisis temuannya, Hadisaputra menggunakan beberapa teori besar, termasuk Fungsionalisme Imperatif Talcott Parsons, Teori Praktik Pierre Bourdieu, Strukturasi Anthony Giddens, serta tradisi diskursif Antropologi Islam Talal Asad. Dalam kerangka Giddens, struktur dan agen saling berinteraksi, sehingga sekolah, guru, dan kader bukan sekadar produk aturan, melainkan aktor yang menghidupkan nilai dalam praktik.

Setelah melalui diskusi akademik yang intens, Dekan FISIP Unhas, Prof Sukri, mengumumkan hasil sidang. “Dewan penguji sepakat memberikan predikat Sangat Memuaskan kepada Saudara Hadisaputra,” ucapnya. Hasil ini disambut hangat oleh hadirin, termasuk para kolega, pimpinan Muhammadiyah, serta keluarga yang turut hadir mendampingi.

Dari jajaran Muhammadiyah Sulawesi Selatan, hadir Ketua PWM Sulsel Prof Ambo Asse bersama jajaran wakil ketua. Dari Unismuh Makassar hadir Ketua Badan Pembina Harian Prof Gagaring Pagalung serta Wakil Rektor II Dr Ihyani Malik. Sejumlah tamu undangan turut menyaksikan momen bersejarah ini, termasuk Andi Kartini Ottong, Wakil Bupati Sinjai periode 2018–2023.

Kini, dengan gelar doktor Antropologi dari Unhas, Hadisaputra membawa harapan baru bagi Muhammadiyah Sulawesi Selatan dan dunia akademik. Ia bertekad menjembatani gagasan Islam Berkemajuan dengan praktik sosial di masyarakat, sekaligus mengintegrasikan temuan akademiknya dalam gerakan dakwah berkemajuan yang adaptif dengan zaman modern.

Exit mobile version