MUINasionalNews

Sekjen MUI Ajak para Da’i MUI Perkuat Peradaban Umat

46
×

Sekjen MUI Ajak para Da’i MUI Perkuat Peradaban Umat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Sekretaris Jenderal MUI Dr.Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa para da’i yang telah mengikuti standarisasi dan di nyatakan lulus bersertifikat sesuai standar yang di tetapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan memiliki beberapa karakteristik dan kompetensi.

Antara lain; pertama, memiliki kemampuan akademik dan keilmuan; kedua, harus memiliki pengetahuan ilmu agama Islam yang baik, seperti ilmu Al Qur’an dan Hadist, Tauhid, Fiqih, Sejarah, b5ahasa dan lain-lain. Hal ini disampaikan Sekjen MUI dalam pembukaan acara Standarisasi Da’i MUI ke-43 pada Senin, (29/9/25) di Wisma BSI Gatot Subroto Jakarta yang merupakan kerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan sudah berlangsung lama.

Lebih lanjut buta Amirsyah menegaskan bahwa da’i yang lulus standar diharapkan memiliki nilai plus; pertama, memiliki opinion Leader yakni harus mampu membawa isu-isu yang relevan untuk membangun opini publik yang positif; kedua, memiliki integritas dan keteladanan sebingga menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat (qudwah hasanah) ditengah minimnya keteladanan, maraknya kekerasan verbal dan fisik di dunia pendidikan menjadi perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam.

Ketiga, memiliki metodologi dakwah yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman; keempat, memiliki wawasan kebangsaan yakni harus memiliki pemahaman yang baik tentang kebangsaan dan mampu mengubah masa depan bangsa yang berkemajuan, bermartabat dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara agar dapat mewujudkan negara yang mampu bersaing dengan negara lain.

Buya Amirsyah juga menekankan pentingnya dakwah yang ramah lingkungan untuk membangun, bukan merusak atau memecah belah umat. Dai diharapkan dapat menyampaikan pesan-pesan Islam dengan cara-cara yang teduh, atif dan bijak, serta memahami kebutuhan dan kondisi masyarakat sehingga dapat mewujudkan Islam rahmat bagi sekalian alam (rahmatan lil ‘alamin).

“Hsl ini sebagai wujud Visa Misi MUI tentang pentingnya menciptakan masyarakat berkualitas (khairu ummah) dalam mewujudkan negara yang baldatun thoyibatun wa rabbul ghofur) sebagai manifestasi Islam rahmatan lil’alamin,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *