MuhammadiyahNasionalNews

Kagum pada Kiprah Muhammadiyah, Menteri PKP Sebut Jadi Teladan Bangsa

25

Medan, panjimas – Hadir dalam agenda Sosialisasi Kredit Program Perumahan Dalam Rangka Percepatan Realisasi Rumah Rakyat di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah atas perkembangannya dalam membangun sektor pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

“Muhammadiyah sangat membantu Pemerintah dan negara di dunia pendidikan dan dunia kesehatan. Saya kagum dengan kualitas, kepemimpinan, dan manajemen Muhammadiyah. Tentu ini sudah teruji di seluruh Indonesia, di mana sebagian tugas negara di bidang itu berhasil diselesaikan dengan baik oleh Muhammadiyah,” ungkap Ara, sapaan dari Maruarar Sirait pada Rabu (8/10).

Ara juga menambahkan penilaiannya atas kekuatan Muhammadiyah sebagai ‘kawah candradimuka’ yang mampu melahirkan banyak intelektual, pengusaha, dan tokoh bangsa. Sehingga hal ini dapat menjadi inspirasi mendalam untuk melahirkan gagasan besar khususnya di sektor perumahan.

“Ini adalah satu hal penting, sebab ide itu sangat berharga untuk mencari sebuah terobosan dan peluang. Di birokrasi, selain taat aturan, kita juga harus mampu dan berani berpikir inisiatif agar ide ini bisa menjadi regulasi, serta juga menjadi skema,” jelasnya.

Ara menyoroti bahwa tantangan yang dihadapi saat ini bukan hanya tentang kuota, melainkan juga penyerapan yang berkualitas. Maka, dalam sektor perumahan ini, Ara berharap, perguruan tinggi khususnya UMSU dan jaringan Muhammadiyah di seluruh Indonesia, dapat terus berkontribusi menghadirkan solusi perumahan rakyat yang inovatif dan berkelanjutan.

“Saya yakin Muhammadiyah dapat berperan besar di sektor ini. Kampus adalah satu institusi yang mampu melahirkan ide dan gagasan besar, yang tentunya berpihak pada kepentingan rakyat,” ungkap Ara.

Sementara Rektor UMSU, Agussani menyambut baik sosialisasi yang di paparkan oleh Menteri PKP RI tersebut. Dalam hal ini, ia mengungkap harapannya bahwa kegiatan sosialisasi KUR Perumahan dan Program Rumah Subsidi ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan civitas akademika UMSU.

“Kami memiliki lebih kurang 21 ribu mahasiswa dan 815 dosen. Semoga ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terkhusus juga bagi civitas akademika UMSU,” ujar Agussani.

Dengan semangat kolaborasi ini, pemerintah dan Muhammadiyah, diharapkan dapat bersama merealisasikan percepatan rumah rakyat dan menjalankannya dengan skema-skema yang inovatif, terstruktur, serta menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.

Exit mobile version