MuhammadiyahNasionalNews

Respons Banjir, Muhammadiyah Dirikan Posko Koordinasi dan Posko Pelayanan untuk Layani Ribuan Penyintas

29

Yogyakarta, panjimas – Setelah penerjunan relawan Muhammadiyah ke Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh, Muhammadiyah gerak cepat dengan mendirikan Pos Koordinasi (Poskor) dan Pos Pelayanan (Posyan).

Dalam laporan yang diterima reporter muhammadiyah.or.id pada (2/12), Muhammadiyah telah mendirikan tiga Poskor di masing-masing provinsi yaitu di Sumut, Sumbar, dan Aceh, serta Posyan di sembilan kabupaten/kota.

Poskor di Sumbar dipusatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumbar beralamat di Jl H. Agus Salim, Kota Padang. Poskor di Sumut dipusatkan di Gedung Muhammadiyah Sumut Jl. Sisingamangaraja Kota Medan. Dan Poskor untuk Aceh di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh Jl. KH Ahmad Dahlan, Kota Banda Aceh.

Sementara Posyan Muhammadiyah tersebar di sembilan kabupaten/kota yakni di Padang Pariaman yang berada di Ulakan Pakis, Kabupaten Solok berada di Nagari Saniang Baka, Kabupaten Agam berada di Kecamatan Palembayan.

Kabupaten Tapanuli Selatan di Kantor PDM Tapanuli Selatan, Kabupaten Serdang Bedagai di PDM Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat berada di Kantor PDM Langkat, Kota Medan berada di Kantor PDM Kota Medan, Kota Lhokseumawe, dan Kabupaten Padang Lawas berada di Kantor PDM Padang Lawas.

Disebutkan juga sampai dengan 1 Desember 2025, Relawan Muhammadiyah di Sumbar telah memberikan layanan kesehatan untuk 292 jiwa, menyelenggarakan dapur umum dengan penerima manfaat 1.885 jiwa, dan pembersihan sebuah rumah.

Sementara di Sumut, Relawan Muhammadiyah sampai dengan 28 November 2025 telah memberikan layanan kesehatan kepada 105 jiwa, pembagian logistik kepada 6.805 jiwa, dan pentasyarufan makanan siap saji kepada 250 jiwa.

Sedangkan untuk Provinsi Aceh, Relawan Muhammadiyah telah membagikan logistik kepada 3.300 penerima manfaat, dan dapur umum yang telah melayani dan memberikan manfaat kepada 1.550 jiwa di Lhokseumawe.

Banjir dan tanah longsor di ketiga provinsi yang terjadi sejak akhir November lalu juga menyebabkan berbagai kerusakan fasilitas umum seperti layanan lembaga pendidikan milik Muhammadiyah.

Tercatat sebanyak 11 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan mengalami kerusakan di Sumbar, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Di Aceh 22 AUM pendidikan juga terdampak dengan kondisi serupa, serta beberapa di Sumut yang masih menunggu laporan terbaru.

Exit mobile version