Jakarta, panjimas – Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) PP Muhammadiyah, Dr Amirsyah Tambunan melakukan penanaman pohon mangga scara simbolis di tanah wakaf Klinik Pratama Muhammadiyah Asahan,Sumut pada hari Ahad (8/2/26).
Buya Amirsyah mengapresiasi penanaman pohon itu yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Kehutanan dan Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah serta dengan Majelis Pendayagunaan PP Muhammadiyah.
Hadir pada kesempatan penanaman pohon itu juga Direktur Jenderal (Dirjen) Kehutanan, Sosial Catur Endah Prasetiani P. S.Si., M.T. juga hadir Ketua Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah.
Turut pula hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Asahan (UMMAS) saat ini Prianda Pebri, S.Pd., M.Pd. pada saat yang sama hadir Ketua PDM Asahan yang memiliki Amal Usaha Muhammadiyah mulai dari dari TK hingga Perguruan Tinggi se-Asahan serta Bendahara PDM Asahan.
Hingga saat ini MUI sudah menerbitkan 14 Fatwa yang di terbitkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkaitan soal lingkungan hidup termasuk soal kehutanan.
Acara ini merupakan momentum untuk di mensosialisasikan seluruh pemangku kepentingan. Dalam acara ini Ketua MLH PP Muhammadiyah M. Azrul Tanjung, SE., M.Si, Sekretaris MLH PP Muhammadiyah Jihadul Mubarok mengutip surat dalam Quran di Ar-Rum Ayat : 41
ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Artinya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar.
Asisten II Pemda Asahan, Drs. Suprianto M.Pd yang mewakili Bupati Asahan mengapresiasi Seminar Nasional Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia dan Menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke 49 Tahun 2027 yang akan berlangsung di Medan.
Pada kesempatan sambutannya, buya Amirsyah sempat membacakan pantun :
Besi harus cepat di cat
Biar tidak cepat berkarat
Jika lingkungan kita sehat
Sumber penyakit akan tersikat
Tangkap ikan di tengah telaga
Ikan dilukis sama seniman
Bila kebersihan selalu terjaga
Tentu hidup terasa nyaman
Terakhir Buya Amirsyah Tambunan juga menyitir sebuah hadist tentang keutamaan menanam pohon :
. إن قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا تَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا
Artinya : Jika terjadi hari Kiamat sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya maka tanamlah. (HR Bukhari & Ahmad)













