Jakarta, panjimas — Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I MUI Tahun 2025 yang digelar pada Kamis (12/2/2026) di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil Musyawarah Nasional (Munas) MUI yang telah berlangsung pada 20-23 November 2025 lalu.
Ketua Panitia Mukernas I, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, menjelaskan Munas sebelumnya tidak hanya menetapkan kepengurusan baru, tetapi juga merumuskan sejumlah program kerja serta rekomendasi penting yang perlu diimplementasikan.
“Hasil program dan rekomendasi tersebut harus ditindaklanjuti agar amanat pimpinan dapat dijalankan secara optimal. Ini merupakan satu kesatuan langkahmu dalam rangka pelayanan kepada umat,” ujarnya.
Prof Sudarnoto menegaskan, MUI terus berupaya memperkuat kelembagaan agar semakin profesional dalam menjalankan fungsi khidmatnya. Selain itu, keterbukaan dan penguatan tata kelola MUI sekaligus untuk memperjelas arah gerak organisasi.
“Di tengah berbagai persoalan dan tantangan yang semakin kompleks, gerak dan langkah MUI ke depan akan dimulai dari forum Mukernas ini,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Mukernas I MUI 2026 dibagi ke dalam dua komisi utama, yakni program kerja dan organisasi. Pembagian ini dimaksudkan agar pembahasan bisa berjalan lebih terarah dan fokus.
Usai Mukernas, agenda akan dilanjutkan dengan pertemuan khusus antara Dewan Pimpinan (DP) MUI dengan seluruh pengurus MUI tingkat provinsi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat konsolidasi, mempererat silaturrahmi, serta menyelaraskan koordinasi.













