Tangerang, panjimas – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melepas keberangkatan jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama dari Provinsi Banten di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu siang (22/4/2026).
Calon jemaah haji yang berangkat dari Embarkasi Haji Cipondoh, Tangerang, Banten yang akan berangkat pada pukul 18.55 WIB dengan nomor penerbangan GA 7302 itu berjumlah 391 orang.
Dalam sambutannya Gus Irfan mengatakan, momentum ini bukan hanya sekadar agenda administratif, melainkan peristiwa penuh makna yang sarat haru, syukur hingga harapan.
Gus Irfan mengakui, keberangkatan jemaah haji ini menjadi momen yang telah lama dinantikan oleh jamaah karena banyak di antara mereka yang harus menunggu bertahun-tahun, bahkan hingga puluhan tahun.
“Sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang kami emban dengan penuh kesungguhan,” kata dia.
Gus Irfan mengatakan, penyelenggaraan haji tahun ini merupakan pertama bagi Kementerian Haji dan Umrah dalam menjalankan amanah besar tersebut.
Politisi Partai Gerindra itu menyebut penyelenggaraan haji tahun ini berlangsung di tengah dinamika global, termasuk peningkatan konflik di Timur Tengah. Namun, ia memastikan negara hadir.
“Situasi ini tentu menghadirkan kekhawatiran, baik bagi pemerintah maupun bagi keluarga yang melepas, untuk itu izinkan saya menyampaikan dengan penuh ketulusan, negara hadir bersama ibu bapak sekalian,” ucapnya.
Gus Irfan juga menyatakan, pemerintah Indonesia terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas terkait untuk memastikan seluruh jemaah haji Indonesia mendapaatkan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik selama menjalani ibadah.
Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menekankan keamanan dan keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama.
Pelepasan jemaah haji kloter pertama asal Banten ini dihadiri oleh sejumlah petinggi negara dan pejabat terkait, di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wamenhaj Dahnil Anzar Simnajuntak, Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy, Gubernur Banten Andra Soni, Dirut Garuda Indonesia, dan pejabat lainnya
