BeritaKemendikdasmenMendikdasmenNasionalNews

Mendikdasmen Kunjungi TK Pembina III Batam, Tinjau Pembangunan Rombel

27

Batam, panjimas – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melakukan kunjungan ke TK Pembina III Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 12 Mei 2026.

 

Kunjungan Menteri ke Batam dalam di rangka paninjauan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta berdialog dengan guru dan peserta didik.

 

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung. Ketiganya, sempat mengikuti senam bersama sejumlah guru dan anak-anak TK Pembina selama 15 menit.

 

Usai senam, Abdul Mu’ti menyempatkan diri berbincang langsung dengan murid mengenai menu makanan bergizi gratis (MBG) yang mereka terima. Sejumlah siswa menjawab bahwa makanan yang disajikan terasa enak. Ia juga melihat langsung menu makanan yang disantap siswa di dalam kelas.

 

“Enak Pak. Menunya ada nasi, ayam, cabe, jeruk,” kata seorang murid perempuan.

 

Mendikdasmen kemudian mengajak para siswa mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pelaksanaan program MBG.

 

“MBG itu anak-anak merupakan program Presiden kita, Prabowo Subianto. Tujuannya agar anak-anak Indonesia sehat, fokus belajar dan tumbuh menjadi anak-anak yang hebat. Ayo bilang terimakasih kepada Pak Prabowo, hadap kamera ya, disana,” sembari menghadap ke kamera,” ajaknya.

 

“Terimakasih Bapak Presiden Prabowo, MBG-nya enak,” ucap mereka yang diakhiri dengan tepuk tangan.

 

Usai meninjau MBG, Menteri Mu’ti meninjau lokasi perencanaan ruang kelas baru yang anak dibangun pada pertengahan tahun ini. Ia berpesan kepada pihak sekolah agar mengawasi jalannya pembangunan sehingga sesuai dengan peruntukannya.

 

Diketahui, sekolah tersebut dijadwalkan menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat berupa pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi toilet, dan penataan sanitasi sebagai bagian dari peningkatan fasilitas pendidikan anak usia dini

Exit mobile version