PURWOREJO, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrohman kembali menegaskan pentingnya peran perempuan dan keluarga dalam membangun generasi bangsa yang berkemajuan.
Dalam tausyiyahnya yang digelar dalam acara Tabligh Akbar yang merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang bertempat di Pendopo Kabupaten Purworejo, Agus menyebut perempuan, khususnya ibu, memiliki posisi penting dalam pendidikan anak dan pembentukan karakter generasi bangsa. Dalam hal ini ia menyebut seorang ibu adalah “madrasah ula” atau sekolah pertama bagi anak-anaknya.
“Bangsa yang maju lahir dari pendidikan yang kuat di lingkungan keluarga. Karenanya, peran ‘Aisyiyah begitu penting dan strategis dalam membangun peradaban melalui pendidikan dan penguatan keluarga,” ujarnya mengerucut kepada penjelasan terkait peran warga ‘Aisyiyah sebagai agen strategis dalam mengubah wajah peradaban melalui pendidikan dan penguatan keluarga.
Melanjutkan pemaparannya, ia kemudian menjelaskan lebih luas tentang perhatian mendalamnya terkait kondisi moral anak dan remaja di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang semakin kompleks. Dalam hal ini, poin terpenting yang ia sampaikan adalah tentang penguatan pendidikan adab dan akhlak bagi anak dan remaja.
“Google bisa lebih pintar dari kita, AI juga berkembang sangat cepat. Tetapi guru tetap dibutuhkan karena mengajarkan kita tentang adab, disiplin, dan akhlak,” tegas Agus pada Sabtu (9/5).
Ia menambahkan, kemajuan teknologi tidak dapat menggantikan peran guru dan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai moral serta membangun kedekatan emosional dengan anak-anak. Karena itu, pendidikan karakter harus terus diperkuat, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Menurut Agus, kontribusi ’Aisyiyah dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan, baik di tingkat nasional maupun global, patut diapresiasi. Konsistensi gerakan yang telah dibangun sejak lama dinilai telah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Melalui langkah yang konsisten tersebut, Agus berharap ’Aisyiyah terus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memberi manfaat luas bagi bangsa dan kemanusiaan.
Maka, agenda Tabligh Akbar ini turut menjadi momentum refleksi bersama tentang pentingnya penguatan peran perempuan dalam membangun pendidikan dan keluarga yang kokoh, berakhlak, dan berkemajuan
