BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Perkuat Tradisi Keilmuan dan Riset, UNISA Yogyakarta Kukuhkan Dua Guru Besar Baru

12

YOGYAKARTA, panjimas – Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali mengukuhkan dua guru besar baru yaitu Andari Wuri Astuti, Guru besar Ilmu Kebidanan (Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan Berbasis Bukti) dan Wantonoro, Guru Besar Ilmu keperawatan (Long term care).

 

Pengukuhan tersebut disahkan dalam Surat Keputusan Menteri pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 4357/N/KPT.KP/2026 tentang Kenaikan Jabatan Akademik / fungsional Dosen.

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah menyebut bahwa pengukuhan guru besar merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah, khususnya UNISA sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen melahirkan cendekiawan unggul berkemajuan.

 

“Unisa telah menunjukkan komitmennya di dalam memperkuat tradisi-tradisi keilmuan, tradisi-tradisi akademiknya, dan juga riset di bidang kesehatan sejalan dengan sejarah panjang pengabdian UNISA yang awalnya berdiri berwawasan kesehatan,” ucap Salmah pada Kamis (25/6).

 

Bersamaan dengan itu, Salmah turut berpesan supaya UNISA terus memajukan program-program studinya. “Namun wawasan kesehatannya tetap (dipertahankan),” tekannya.

 

Di situlah kemudian Salmah mendorong kepada dosen, terkhusus dua guru besar yang baru saja dikukuhkan agar lebih masif menyebarkan keilmuan ke masyarakat.

 

“Hal ini tentu penting agar keilmuan yang dikembangkan tidak berhenti sebagai capaian akademik semata, melainkan mampu menjawab berbagai pesoalan yang dihadapi masyarakat,” pungkas Salmah.

 

Pengukuhan dua guru besar baru ini menjadi momentum penting bagi UNISA Yogyakarta untuk semakin memperkuat ekosistem akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran para guru besar diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi-inovasi keilmuan yang berdampak luas, sekaligus memperteguh peran UNISA sebagai perguruan tinggi berkemajuan yang berkontribusi dalam pembangunan kesehatan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Exit mobile version