Jakarta, panjimas – Kementerian Agama menggelar Nikah Massal dalam rangka Nikah Fest 2026 yang dilaksanakan di Smesco Indonesia, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengatakan dari total 50 pasangan, sebanyak 31 pasangan melangsungkan akad nikah di lokasi acara, sedangkan 19 pasangan lainnya menikah di Kantor Urusan Agama (KUA).
“Totalnya tadi ada 50, tapi yang 19 dilaksanakan di KUA-KUA, di sini tadi 31 pasangan. Luar biasa,” ujar Romo Syafi’i seusai acara nikah massal.
Para peserta juga mendapatkan kemudahan mengakses program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) rumah murah dengan cicilan sekitar Rp500 ribu per bulan.
Menurutnya, para pengantin juga memperoleh berbagai fasilitas mulai dari transportasi, bantuan mahar, bantuan modal usaha, hingga pembebasan seluruh biaya administrasi.
“Mereka dapat transport, bantuan modal usaha, bantuan mahar, kemudian bebas administrasi, semuanya gratis. Jadi sudah gratis, dapat bantuan usaha, kemudian dapat bantuan perumahan,” katanya.
Romo Syafi’i menjelaskan, bantuan perumahan tersebut berupa kemudahan mengakses program rumah murah yang dicanangkan Presiden melalui Kementerian Perumahan.
Para pasangan akan didampingi agar dapat memperoleh KPR rumah murah dengan cicilan sekitar Rp500 ribu per bulan.
“Rumah murah yang dicanangkan Presiden melalui Kementerian Perumahan, mereka mendapatkan fasilitas untuk mudah mengakses dan dibantu bagaimana cara mendapatkan kredit rumah murah itu,” ujarnya.
Selain itu, peserta juga berkesempatan memperoleh bantuan modal usaha.
Besaran bantuan disesuaikan dengan proposal yang diajukan masing-masing pasangan, dengan nilai mulai sekitar Rp5 juta.
“Tergantung proposal mereka, sekitar Rp5 juta. Masing-masing ada proposal, tapi tidak ada yang di bawah Rp5 juta, Rp5 juta ke atas,” ucapnya.
Menurutnya, pernikahan merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa.
“Ketika pernikahan dilaksanakan dengan benar menurut syariat dan dengan harapan menjadikan rumah tangga sebagai tempat ibadah serta sakinah, mawaddah, warahmah, saya kira itu sama dengan membangun fondasi yang kuat untuk kebaikan masyarakat dan bangsa,” katanya.
Kegiatan nikah massal tersebut menjadi salah satu agenda dalam Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo 2026 yang digelar pada 27-28 Juni di Smesco Exhibition Jakarta.
Acara itu mengusung tema One Stop Nikah Solution dan melibatkan berbagai pelaku industri pendukung pernikahan, mulai dari penyelenggara acara, katering, penyedia dekorasi, hotel, perbankan, hingga kementerian terkait
