BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Waspadai Akun Mengatasnamakan Muhammadiyah yang Menebar Adu Domba

8

BANDUNG, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dadang Kahmad ajak warga Muhammadiyah waspada dengan informasi hoak dari akun media sosial yang mengatasnamakan Muhammadiyah maupun yang memakai simbol-simbol Persyarikatan.

 

Menurut Dadang, di era derasnya informasi seperti sekarang, dan kebebasan berekspresi yang diberikan seringkali disalahgunakan. Alih-alih membangun peradaban yang maju dan damai, justru menimbulkan perpecahan.

 

Ketika semua orang bebas memproduksi informasi yang dikemas untuk menarik perhatian dan engagement warganet, kebenaran dari sebuah informasi menjadi kabur sebab hanya mengejar viralitas.

 

Oleh karena itu, kepada warga Muhammadiyah Dadang berpesan untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi informasi, meski itu dari akun media sosial yang mengidentikan diri dengan simbol-simbol Persyarikatan.

 

“Di antaranya dengan akun-akun media sosial yang mengatasnamakan Muhammadiyah, tapi isinya seperti mengadu domba kita dengan ormas lain, juga dengan pemerintah,” ungkap Dadang Kahmad di UM Bandung pada Ahad (28/6).

 

Maka Dadang mendukung langkah yang diambil oleh Majelis Pustaka Informasi (MPI) PP Muhammadiyah yang membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan Meta dan Komidigi untuk menangani akun-akun tersebut.

 

Meski demikian, Dadang menyebut, penertiban akun-akun ‘bodong’ yang mengatasnamakan Muhammadiyah ini tidak mudah. Sebab ada regulasi dari penyedia layanan atau platform media sosial yang memiliki kebijakan tersendiri.

 

Bagi Dadang langkah rasional yang bisa dilakukan dalam untuk saat ini adalah dengan mendukung dan mempromosikan akun-akun resmi organisasi. Termasuk juga wilayah dan daerah agar memperkuat ekosistem pengelolaan media sosialnya.

 

Selain kelembagaan, warga Muhammadiyah juga diminta bijak dalam bermedia sosial. Jangan hanya mengejar viral, kemudian meminggirkan kebenaran dan agenda besar organisasi.

 

“Oleh karena itu mungkin kita salah satunya adalah membuat akun-akun yang resmi, dan isinya memang sesuai dengan arah kebijakan kita dan perjuangan kita. Jadi sekarang kita berlomba-lomba informasi saja,” pesan Dadang.

 

Selain itu, dengan memperbanyak informasi yang kredibel tentang Muhammadiyah di media sosial sehingga berbagai platform AI dapat mentracking dan mendapatkan informasi tentang Muhammadiyah dengan baik dan benar.

Dadang juga berpesan ke warga Muhammadiyah jika menemukan informasi yang diragukan keabsahannya, untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu atau cross cek ke akun resmi Muhammadiyah seperti muhammadiyah.or.id maupun Suara Muhammadiyah (SM)

Exit mobile version