BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Cetak Kader Islam Berkemajuan, PWM Papua Barat Tuntaskan Baitul Arqam

63

 

Jakarta panjimas – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Barat menggelar rangkaian Baitul Arqam 2026 secara maraton di tiga wilayah. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ideologi dan kapasitas kader Muhammadiyah.

 

Pelatihan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) pada Senin-Rabu (17–19/7/2026), Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (Unimutu) pada Ahad-Selasa (23–25/7/2026), serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Fakfak pada Senin-Rabu (24–26/7/2026).

 

Ratusan peserta dari berbagai unsur Persyarikatan mengikuti kegiatan tersebut. Mulai jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM), pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), hingga pengurus Organisasi Otonom (Ortom) se-Papua Barat.

 

Untuk menjaga kualitas dan standardisasi pengaderan, PWM Papua Barat menghadirkan tim instruktur dari Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

 

Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, MPA, memimpin tim tersebut bersama Wakil Ketua Moch. Irfan Islami, M.M., Wakil Bendahara Velandani Prakoso, S.I.P., M.I.P., serta Dr. Supala, S.Pd., M.Ag.

Kegiatan ini juga melibatkan instruktur nasional di Papua, yakni Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Papua Barat Dr. Dian Indriyani dan dosen Universitas Muhammadiyah Sorong Dr. Arie Anang Setyo.

 

Ketua PWM Papua Barat Dr. Ir. H. Mulyadi Djaya, M.Si., menghadiri sekaligus membuka rangkaian kegiatan itu. Ia didampingi Sekretaris PWM Syamsul Inay, Wakil Ketua PWM Irmawan Alfi Hikayat, serta Ketua MPKSDI PWM Papua Barat Aristanto.

 

Perkuat Ideologi dan Rencana Aksi

Mulyadi Djaya menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Menurutnya, dukungan tersebut semakin menguatkan semangat dakwah Muhammadiyah di tanah Papua.

 

“Tantangan dan peluang dakwah di Papua masih sangat terbuka. Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak-Bapak Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kehadiran PP Muhammadiyah semakin menambah semangat kami untuk mensyiarkan Islam Berkemajuan di Bumi Cenderawasih,” ujarnya.

Selama pelatihan tersebut, peserta mendalami materi ideologi Muhammadiyah, pengembangan wawasan, sosial kemanusiaan, serta kepemimpinan organisasi. Melalui pendekatan pembelajaran orang dewasa, instruktur dan peserta berdiskusi secara mendalam mengenai tantangan dakwah di Papua. Selanjutnya, mereka menyusun rencana tindak lanjut (RTL) yang konkret dan terukur.

Di samping itu, kegiatan ini bertujuan memperkokoh pemahaman ideologi Persyarikatan, menyatukan visi gerakan, dan menyiapkan kader yang siap mengabdi secara profesional dan berintegritas.

Mendorong Karya Nyata di Daerah

Dalam penutupan kegiatan, Sekretaris PWM Papua Barat, Syamsul Inay, menegaskan bahwa Baitul Arqam tidak hanya menambah wawasan. Akan tetapi, juga mendorong perubahan sikap dan aksi nyata.

“Di Muhammadiyah tidak ada waktu untuk sibuk mencari kesalahan. Waktu kita terlalu berharga untuk digunakan bersungguh-sungguh menjadi produktif, bermanfaat bagi umat, bangsa, dan persyarikatan,” tegas Syamsul.

PWM Papua Barat mendorong alumni Baitul Arqam membawa semangat baru ke daerah masing-masing. Kemudian, mereka menerjemahkan nilai-nilai ideologi Muhammadiyah menjadi karya nyata. Hal tersebut dilakukan melalui pendidikan yang bermutu, pelayanan sosial yang tulus, maupun pembangunan yang inklusif bagi masyarakat Papua Barat

Exit mobile version