BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Muhammadiyah dan Pinhantanas Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan SDM

81

JAKARTA, panjimas – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan Perkumpulan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta pada Rabu (5/8).

 

Pertemuan ini dalam rangka menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang ketahanan energi, penguatan sistem digital dan data, serta pembangunan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

 

Dalam pertemuan ini, PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, melakukan dialog dengan Ketua Harian Pinhantanas, Mayjen TNI (Purn) Jan Pieter Ate, membahas berbagai potensi kerja sama yang sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan nasional melalui sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan berbagai pemangku kepentingan.

 

Pinhantanas memperkenalkan jejaring dan pengalaman yang dimiliki di berbagai sektor, mulai dari energi terbarukan, panel surya, baterai, digital, hingga pertahanan. Mereka menyampaikan harapan agar pengalaman tersebut dapat dikolaborasikan dengan Muhammadiyah untuk mendukung berbagai program pembangunan nasional.

 

Muhammadiyah dinilai memiliki potensi besar sebagai mitra strategis karena memiliki jaringan organisasi, lembaga pendidikan, rumah sakit, masjid, dan amal usaha yang tersebar di berbagai daerah hingga tingkat desa.

 

“Muhammadiyah adalah lembaga yang sangat kuat di bidang pendidikan mulai dari paling dasar sampai paling tinggi. Karena itu, human resources yang ada di jajaran Muhammadiyah adalah aset bangsa yang harus kita scale up,” ujar Ketua Harian Pinhantanas.

 

Lebih lanjut, dalam diskusi dijelaskan bahwa penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) saat ini memungkinkan dilakukan melalui skema zero export, yakni sistem yang tidak menyalurkan kelebihan listrik ke jaringan umum dan tetap menyesuaikan dengan daya terpasang. Model tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi energi di berbagai fasilitas milik Muhammadiyah.

 

Menanggapi berbagai usulan tersebut, PP Muhammadiyah menyambut baik peluang kolaborasi yang ditawarkan dan menyatakan akan mengkaji lebih lanjut berbagai program yang memiliki kesesuaian dengan arah pengembangan organisasi.

 

“Nanti akan kita buat semacam task force agar pihak Muhammadiyah dan juga dari pihak Pinhantanas menindaklanjuti apa saja yang kira-kira bisa dikerjakan secara bersama, yang lebih komprehensif daripada yang sekarang. Pertemuan-pertemuan ini masih dalam tahap pemanasan yang mudah-mudahan nantinya bisa ditindaklanjuti,” ujar Muhadjir.

 

Pertemuan ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk melanjutkan komunikasi dan pembahasan yang lebih mendalam terkait peluang kolaborasi. Pembentukan task force diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun program-program konkret yang dapat diimplementasikan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki masing-masing pihak

Exit mobile version