BeritaMUINasionalNews

Sekjen MUI Ingatkan Standarisasi Da’i Menjadi Pelopor Peradaban

577

Jakarta, panjimas – Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyelenggarakan kegiatan “Standarisasi Da’i” pada Senin, 24 Agustus 2026 di Asrama Haji Pd Gede, Jakarta.

Peserta sebanyak 600 da’i yang berasal dari Ormas Wahdah Islamiyah bertujuan untuk mencetak pendakwah dari seluruh Indonesia yang bertujuan agar peserta memiliki pemahaman Islam washatiyah dan penyampaian dakwah yang efektif, dan berintegritas serta menjadi pelopor da’i yang turut membangun pradaban bangsa.

Menurut Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan karena dai memiliki muatan nilai dan adab yang mulia dalam berdakwah. Peradaban menekankan agar puncak perkembangan kebudayaan yang sudah maju, kompleks, dan teratur.

“Hal ini mencakup kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, sistem nilai serta norma dan budi pekerti yang tinggi pada suatu masyarakat dan Negara,” tandasnya.

Melalui visi membentuk manusia terbaik (khoiru ummmah) dengan Tiga Misi : Pertama, menggerakkan kepemimpinan dan kelembagaan umat secara efektif dengan menjadikan ulama sebagai panutan (qudwah hassanah).

Kedua, melaksanakan dakwah Islam, amar ma’ruf nahi munkar dalam mengembangkan akhlakuk karimah agar terwujud masyarakat berkualitas dalam berbagai aspek kehidupan; Ketiga, mengembangkan ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan umat Islam diseluruh NKRI.

Ketua MUI Bidang Ukhuwah Dr. Zaitun Rasmin Lc dalam kesempatan yang sama menegaskan agar warga Wahdah Islamiyah menjadi bagian dari pendukung visi dan misi MUI.

Hal yang senada Syaiful Bahri Ketua Komisi Dakwah Syaiful Bahri menegaskan kegiatan ini secara berkala terus berlanjutan di Asrama Haji Pd Gede.Tujuan dan Fokus memastikan dai memiliki pemahaman ilmu agama dan wawasan kebangsaan yang memadai.

Ketua MUI bidang Hukum, Dr. KH.Wahidudin Adams menekankan bahwa dai perlu membekali dai agar memahami hukum menjadi orang baik sehingga berdakwah dengan kemampuan komunikasi efektif termasuk pemanfaatan teknologi dan media digital secara bijak.

Exit mobile version