BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Kemarau Panjang, Muhammadiyah Bulungan, Kaltara Gelar Shalat Istisqa Agar Turun Hujan

11

Tanjung Selor, panjimas – Warga Muhammadiyah Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Jumat pagi menggelar shalat Istisqa memohon agar diturunkan hujan oleh Allah SWT karena sudah lebih sebulan dilanda kemarau yang mengakibatkan kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

“Ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Agama sekaligus arahan dari Pimpinan Wilayah dan Daerah Muhammadiyah Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan, terkait imbauan pelaksanaan shalat Istisqa shalat memohon agar diturunkan hujan oleh Allah SWT,” ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ar-Rahman Tanjung Selor Agus selaku panitia pelaksana di Tanjung Selor, Jumat.

 

Agus selaku panitia pelaksana shalat Istisqa mengatakan pelaksanaan shalat Istisqa yang dilaksanakan di Lapangan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Tanjung Selor itu bertujuan untuk memohon diturunkan hujan yang penuh dengan keberkahan yang bisa mengembalikan cuaca sejuk dan tidak panas ekstrem seperti saat ini.

 

“Seperti kita ketahui bahwa daerah kita kemarau panjang, kemudian masih diliputi kabut asap akibat kebakaran (karhutla) di beberapa titik. Karena itu menurut saya pas sekali imbauan dari Kementerian Agama agar supaya masjid-masjid, mushala-mushala untuk melaksanakan shalat Istisqa,” katanya.

 

Shalat Istisqa yang baru pertama kali diselenggarakan Muhammadiyah Kabupaten Bulungan ini, kata Agus, tidak hanya diikuti warga Muhammadiyah, tapi juga untuk semua kaum muslimin.

 

“Ini umum juga. Jadi di samping warga Muhammadiyah, umum juga. Memang imbauan kita untuk semua kaum muslimin. Jadi tidak hanya Muhammadiyah, tapi semua,” jelasnya.

 

 

Terkait karhutla, ia berharap agar tidak ada lagi terjadi di wilayah Indonesia, khususnya di Bulungan dan Kaltara pada umumnya. Sebab, kondisi saat ini sudah berdampak tidak baik untuk kesehatan masyarakat karena adanya kabut asap dan juga mengharuskan anak-anak sekolah mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR).

 

“Harapan kita semoga dengan shalat Istisqa Allah SWT menurunkan hujan keberkahan dari langit sehingga situasi yang saat ini kita rasakan berubah kondisi yang mungkin cuaca ekstrem bisa sejuk seperti sedia kala,” ujarnya.

 

Dalam shalat Istisqa yang diikuti ratusan jemaah laki-laki dan perempuan yang dimulai sekira pukul 08.00 Wita ini, bertindak selaku imam adalah Ustadz Rafy Septian Dinata dan khatib adalah Ustadz Gufron Asrori

Exit mobile version