BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Eco Bhinneka Muhammadiyah Bekali Pengelola Media dengan Keterampilan Produksi Konten Digital

13

JAKARTA, panjimas– Eco Bhinneka Muhammadiyah membekali pengelola media di lingkungan Persyarikatan dengan keterampilan produksi konten digital melalui pelatihan media bertajuk FRAME. CREATE. SPEAK. See It. Create It. Say It. yang berlangsung pada 20–21 Oktober 2026 di Aula Lantai 6, Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

 

Pelatihan selama dua hari ini menghadirkan materi fotografi jurnalistik, pembuatan konten kreatif, dan _talking head video._ Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelola program dalam mendokumentasikan, mengemas, dan menyebarluaskan berbagai inisiatif serta kontribusi Persyarikatan melalui platform digital.

 

Manager of Communication and Public Relations Eco Bhinneka Muhammadiyah, Dzikrina Farah Adiba, menyampaikan bahwa berbagai unit program, Majelis, Lembaga, Organisasi Otonom (Ortom), dan komunitas Muhammadiyah telah menjalankan beragam program yang berdampak bagi masyarakat. Namun, kerja-kerja tersebut belum seluruhnya terpublikasikan secara optimal.

 

“Di tengah perkembangan teknologi dan informasi, pengelola program perlu memahami dinamika media serta meningkatkan keterampilan dalam mengemas dan menyebarluaskan informasi. Dengan begitu, berbagai inisiatif yang telah dilakukan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan tetap relevan di berbagai platform digital,” ujarnya.

 

Menurut Dzikrina, pelatihan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas tim pengelola program Eco Bhinneka Muhammadiyah, tetapi juga membuka ruang belajar bersama bagi perwakilan staf sekretariat Majelis, Lembaga, Ortom, dan komunitas di lingkungan Muhammadiyah, termasuk Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU).

 

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki keterampilan untuk mendokumentasikan dan mengemas berbagai kerja baik yang telah dilakukan agar dapat disebarluaskan secara lebih luas kepada masyarakat.

 

Rangkaian pelatihan ditutup dengan materi *Talking Head Video: Upgrade Konten Medsosmu* yang disampaikan Abyan Daffa dari tim Media P Muhammadiyah pada Rabu (21/10) dalam sesi terakhir ini, peserta mempelajari teknik menyampaikan pesan melalui video berbicara langsung ke kamera, mulai dari penyusunan naskah hingga praktik produksi konten.

 

Abyan menjelaskan bahwa pembuatan konten perlu diawali dengan pemahaman terhadap audiens dan karakteristik platform yang digunakan. Pengelola media juga perlu mengevaluasi performa konten melalui indikator seperti jumlah penayangan, tanda suka, pembagian konten, dan komentar untuk memahami respons audiens.

 

Ia turut memperkenalkan sejumlah pilar konten, antara lain edukasi, inspirasi, informasi, hiburan, berita, dan ajakan bertindak (*call to action*). Dalam praktiknya, produksi video dapat dimulai menggunakan perangkat sederhana seperti telepon pintar, tripod, dan mikrofon, dengan dukungan aplikasi teleprompter untuk membantu penyampaian naskah.

 

Peserta juga mempelajari pendekatan AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk menyusun pesan yang mampu menarik perhatian, membangun ketertarikan, menumbuhkan keinginan, hingga mendorong audiens melakukan tindakan. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik penyusunan naskah dan pembuatan video secara berkelompok.

 

Selain materi video, hari pertama pelatihan diisi dengan pembelajaran fotografi jurnalistik dan pembuatan konten kreatif. Sebanyak 34 peserta mengikuti kegiatan secara luring, yang berasal dari berbagai unsur Majelis, Lembaga, Ortom, komunitas, serta pengelola program Eco Bhinneka Muhammadiyah.

 

Pelatihan media FRAME. CREATE. SPEAK merupakan bagian dari program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism). Melalui kegiatan ini, Eco Bhinneka Muhammadiyah berharap peningkatan keterampilan produksi konten dapat memperkuat syiar digital Muhammadiyah sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai program dan kontribusi Persyarikatan kepada masyarakat

Exit mobile version