BeritaBPJPHNasionalNews

Tanggapi Insiden Pembakaran Warung Non Halal di Sukoharjo, Babe Haikal : Kejadian Memalukan yang Mencoreng Keberagaman

13

Jakarta, panjimas— Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, menyampaikan tanggapan tegas terhadap insiden pembakaran warung mie non-halal yang terjadi di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada 12 September 2026.

Peristiwa tersebut melibatkan aksi pembakaran tempat usaha serta ancaman menggunakan senjata tajam terhadap karyawan.

Menanggapi hal tersebut, Haikal Hassan menyatakan bahwa insiden ini merupakan kejadian yang sangat memalukan dan tidak boleh terjadi lagi di Indonesia.

 

Menjaga Kerukunan di Negara Majemuk

Dalam keterangannya, Haikal Hassan menyoroti pentingnya merawat harmoni di tengah keberagaman bangsa

“Produk halal dan non-halal merupakan sebuah pilihan yang sah dalam perdagangan.Indonesia adalah negara majemuk dengan berbagai macam suku, ras, kelompok agama, dan kepercayaan,” ujar Babe kepada Panjimas pada (1/11/26).

 

Teladan Global

Perbedaan produk yang tetap berdampingan dalam sistem perdagangan Indonesia harus menjadi contoh bagi seluruh negara di dunia dalam menjaga kerukunan.

 

Seruan Penghentian Tindakan Intoleran

Babe Haikal berharap peristiwa di Sukoharjo tersebut menjadi kejadian yang pertama dan terakhir. Ia menilai insiden tersebut telah mencoreng keberagaman yang ada di Indonesia.

Kejadian itu menurut Babe Haikal harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat untuk tetap aling menghormati dan menghargai.

“Seluruh elemen masyarakat diajak untuk saling menghormati, saling menjaga, serta menjadikan Indonesia sebagai percontohan dunia dalam menerapkan keberagaman yang indah, keteraturan, dan kerukunan antarsuku, ras, agama, serta golongan,” pungkasnya.

Exit mobile version