NasionalNews

Pidato Kenegaraan yang Menggetarkan, PrabowoNomics Versus SerakahNomics

30
×

Pidato Kenegaraan yang Menggetarkan, PrabowoNomics Versus SerakahNomics

Sebarkan artikel ini

Panjimas – Dari pidato Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR tahun 2025 tampak sekali sistim ekonomi yang hendak dibangun dan dikembangkan oleh Prabowo jelas bukan sistim ekonomi liberalisme kapitalisme dan juga bukan sosialisme komunisme tapi adalah sistim ekonomi konstitusi yaitu sebuah sistim ekonomi yang dinafasi dan dijiwai oleh UUD 1945 yang oleh Bung Hatta disebut dengan sistim ekonomi sosialisme versi Indonesia.

Oleh Sri Edi Swasono disebut dengan sistem ekonomi sosialisme religious dan oleh Mubyarto disebut dengan sistim ekonomi Pancasila. Sistim ekonomi konstitusi ini adalah sebuah sistim ekonomi yang dijiwai oleh nilai-nilai dari ajaran agama dan UUD 1945 yang bertujuan untuk terciptanya sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Oleh karena itu dalam ungkapan yang berbeda-beda Prabowo sering sekali mengingatkan kita dalam pidatonya bahwa tugas pemerintah dan tugas kita semua kata Prabowo adalah membuat rakyat kita sejahtera. Kalau kita tidak bisa membuat rakyat sejahtera maka kita gagal sebagai negara merdeka kata Prabowo tegas.

Oleh karena itu dalam sistem ekonomi yang dikembangkan Prabowo ini ruang gerak dari para mafia bisnis yang selama ini telah berperan besar dalam mewarnai perekonomian nasional jelas akan semakin sempit karena Prabowo jelas-jelas akan melibas mereka-mereka yang telah mengembangkan faham serakahnomics tersebut.

Masak kita produsen sawit terbesar di dunia tapi kita mengalami kelangkaan minyak goreng. Oleh karena itu supaya keadaan ekonomi yang seperti itu tidak berulang Prabowo akan mengganti benteng pertahanan ekonomi kita dari berasas konglomerasi kepada berasas kekeluargaan.

Kita kata Prabowo tidak lagi bisa menerima ada para pengusaha yang memanfaatkan kekuatan mereka, kekuatan modal mereka untuk mendominasi dan memanipulasi kehidupan rakyat. Bahkan dengan nada keras dan tegas Prabowo mengatakan saya pastikan perusahaan-perusahaan siapapun yang berani memanipulasi dan melanggar, kami kata Prabowo akan proses secara hukum.

Serta berdasarkan wewenang konstitusi yang ada pada Presiden Republik Indonesia kami akan sita kami akan selamatkan rakyat , kami akan membela kepentingan rakyat dan kami pastikan rakyat Indonesia tidak akan menjadi korban dari serakahnomics tersebut.

Dan yang juga cukup menggembirakan dari pidato Prabowo tersebut dia dengan lantang mengatakan selama saya menjabat sebagai presiden republik Indonesia yang besar dan yang kaya jangan berasumsi dia akan bisa bertindak dengan seenaknya. Prabowo tampaknya menyadari akan ada resistensi terhadap sikap dan pandangannya.

Untuk itu Prabowo mengatakan kepada mereka kami tidak gentar dengan kekayaanmu karena kekayaanmu berasal dari rakyat Indonesia kata Prabowo tegas. Kita melihat pidato prabowo ini jelas-jelas bisa menjanjikan perubahan. Tapi apakah perubahan itu akan bisa diwujudkan ?

Suatu pertanyaan yang harus kita jawab bersama. Untuk itu kita mengharapkan agar rakyat mendukung konsep Prabowonomics ini dengan sungguh-sungguh dan kritis agar Serakahnomics tidak lagi kembali mendominasi dan memanipulasi ekonomi negeri yang sama-sama kita cintai.

Anwar Abbas
Ketua PP Muhammadiyah
Wakil Ketua Umum MUI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *