MuhammadiyahNasionalNews

Muhammadiyah Gelar Lokakarya Fotografi Jurnalistik: Meneguhkan Etika Visual di Era AI

32
×

Muhammadiyah Gelar Lokakarya Fotografi Jurnalistik: Meneguhkan Etika Visual di Era AI

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Biro Komunikasi dan Pelayanan Umum (BKPU) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kerja sama dengan Kemendikdasmen RAMAH, dan Article 33 menyelenggarakan Lokakarya Fotografi Jurnalistik pada Selasa (28/10) di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Izzul Muslimin dalam amanatnya menyebut dunia digital membawa perubahan luar biasa. Termasuk perubahan yang terkait dengan visual, maupun audiovisual.

Menurutnya kemajuan teknologi juga memudahkan semua orang bisa memfoto, akan tetapi tidak semua dapat menerapkan prinsip-prinsip Jurnalistik termasuk etika atau kepantasan– kepatuhan.

“Saat ini mungkin jadi persoalan adalah etika, dengan adanya teknologi AI semakin membuat segala sesuatu yang tidak dikerjakan, menjadi seolah-olah terjadi,” katanya.

Sebagai sosok yang pernah belajar di Ilmu Komunikasi, Izzul Muslimin menyayangkan berbagai gejolak dan isu yang muncul di ruang publik karena ‘kalahnya’ kecerdasan manusia dalam menyaring informasi dari kecerdasan buatan.

“Marilah kita gunakan forum ini sebaik-baiknya untuk saling belajar, dan bertukar pikiran,” pesannya.

Sementara itu, Ketua BKPU PP Muhammadiyah, Edy Kuscahyanto menyampaikan bahwa acara ini diikuti berbagai perwakilan dari 70 lebih media terafiliasi ormas yang mendaftar.

Mengutip adagium yang ada sejak 1920-an, Eddy Kus menyebut, bahwa 1 foto dapat memiliki 1.000 makna. Maka terlebih saat ini dengan bantuan kecerdasan buatan, tentu pemaknaan dan produksi foto dapat dengan mudah dibuat sehingga melimpah jumlahnya.

Acara yang digelar di Gedung At Tanwir Lt 6 PP Muhammadiyah ini diikuti kurang lebih 100 peserta perwakilan dari berbagai ormas. Sementara itu, sebagai pemateri ada Jurnalis Foto Senior Harian Kompas Iwan Setiawan dan Fotografer serta Praktisi Digital Abdul Malik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *