MuhammadiyahNasionalNews

KMS Ahmad Dahlan Luncurkan Sekolah Center KPM di SD Muhammadiyah Manyar

20
×

KMS Ahmad Dahlan Luncurkan Sekolah Center KPM di SD Muhammadiyah Manyar

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, panjimas – Suasana Hall Giriloka 3 Hotel Aston Gresik, Jawa Timur, Ahad (25/1/2026), terasa berbeda. Ratusan wali murid memadati ruangan dengan antusias, menyambut Pertemuan Orang Tua dan Peluncuran Sekolah Center Klinik Pendidikan MIPA (KPM) di SD Muhammadiyah Manyar, Gresik.

 

Momentum ini menandai babak baru penguatan sains dan matematika melalui Klub MIPA Seikhlsanya (KMS) Ahmad Dahlan, yang dikenal konsisten menumbuhkan prestasi dengan pendekatan inklusif.

 

Pendidikan Berkualitas dengan Model “Seikhlasnya”

 

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik, M. Fadloli Aziz, menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan berkualitas tanpa menghambat akses.

 

Saat ini, PDM Gresik menaungi dua satuan Pendidikan Non-Formal (PNF): Sekolah Koding Sang Surya dan KMS Ahmad Dahlan—keduanya berjalan dengan sistem biaya seikhlasnya.

 

“Kami ingin memastikan setiap anak punya ruang berkembang, tanpa terhalang kendala biaya,” ujarnya.

 

Aziz juga menyampaikan apresiasi kepada Klinik Pendidikan MIPA atas kolaborasi yang terbangun, mulai penyiapan sistem, pelatihan guru, hingga asesmen berkala. Menurutnya, kemitraan ini melampaui target akademik semata.

 

 

“Kolaborasi dengan wali murid kami tempatkan sebagai fondasi. Kompetensi MIPA berjalan seiring pembentukan akhlak melalui pembiasaan tujuh amalan sunah,” tambahnya.

 

Dukungan Pusat dan Daya Tahan Satu Dekade

Peluncuran Sekolah Center KPM SDMM kian bermakna dengan kehadiran Presiden Direktur KPM Pusat, Raden Ridwan Hasan Saputra, yang juga anggota Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

 

Ia mengapresiasi daya tahan KMS Ahmad Dahlan yang mampu bertahan dan bertumbuh lebih dari sepuluh tahun.

 

“Tidak banyak KMS yang sanggup melewati berbagai tantangan selama satu dekade. Ketangguhan ini adalah modal besar untuk terus memberi manfaat dan mencetak prestasi—baik bagi guru maupun siswa,” ungkapnya.

 

Status KMS Ahmad Dahlan sebagai PNF Muhammadiyah Gresik, lanjut Ridwan, adalah bentuk kepercayaan yang patut dijaga dan dikembangkan. Ia berharap model ini dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah di berbagai daerah.

 

Selangkah Menuju Rujukan Nasional

Ridwan menilai KMS Ahmad Dahlan Gresik kini berada di titik krusial. “Tahun depan menjadi fase penentu. Saya ingin melihat kematangan Sekolah Center ini. Jika konsisten dan berhasil, ia layak menjadi benchmark Sekolah Unggulan MIPA Muhammadiyah di Indonesia,” tegasnya.

 

Harapan besar pun disematkan pada Sekolah Center KPM SDMM: terus menumbuhkan prestasi, mengokohkan budaya sains dan matematika, serta menjaga nilai-nilai keislaman sebagai ruh pembelajaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *