Jakarta, panjimas — Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krian menggelar Rapat Pimpinan bertema Penguatan Kepemimpinan pada Ahad, 27 Syakban 1447 bertepatan dengan 15 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SD Muhammadiyah 1 Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu diikuti sekitar 40 anggota PCA Aisyiyah Krian.
Hadir sebagai narasumber, Sekretaris Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Ade Evianti, S.Kom., M.Kom., yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, visioner, sekaligus berakar pada nilai-nilai Islam.
Menurutnya, pemimpin dalam organisasi perempuan Muhammadiyah tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, melainkan juga harus mampu menjadi penggerak perubahan dan teladan bagi anggota.
“Kepemimpinan bukan hanya tentang posisi, tetapi tentang tanggung jawab dan keteladanan. Pemimpin harus mampu menginspirasi, membangun komunikasi yang baik, serta menciptakan kerja sama yang solid di antara seluruh anggota,” ujarnya.
Ia juga mendorong para pengurus untuk terus meningkatkan kompetensi diri, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan organisasi, maupun penguatan spiritualitas. Upaya tersebut dinilai penting agar organisasi mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua PCA ‘Aisyiyah Krian, Siti Nur Qalbi, S.I.Kom., M.Kom., dalam sambutannya mengingatkan bahwa peran di ‘Aisyiyah bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga mengemban misi dakwah dan pelayanan umat. Ia mengajak seluruh pengurus menjaga semangat kebersamaan serta terus belajar agar mampu menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab.
“Menjadi bagian dari ‘Aisyiyah adalah amanah mulia. Mari kita kuatkan niat, perkuat kebersamaan, dan terus belajar agar mampu menjadi pemimpin yang amanah, ikhlas, dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Rapat pimpinan ini juga diwarnai diskusi interaktif yang membuka ruang refleksi dan evaluasi bagi para pengurus dalam menjalankan peran masing-masing. Kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan mempererat ukhuwah dan memperkuat komitmen kolektif untuk memajukan organisasi.
Melalui kegiatan ini, para pengurus diharapkan semakin siap dan percaya diri dalam mengemban tugas kepemimpinan. Nilai-nilai yang diperoleh selama rapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan dakwah ‘Aisyiyah serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Krian.
Kegiatan ditutup pukul 12.00 WIB dengan harapan semangat penguatan kepemimpinan yang dibangun dapat diterapkan dalam langkah-langkah konkret organisasi ke depan.













