BeritaInternasionalMuhammadiyahMUINews

Perkuat Ekonomi Umat, Lazismu Santuni Anak Yatim dan Petani Timun Jawa di Sleman

70
×

Perkuat Ekonomi Umat, Lazismu Santuni Anak Yatim dan Petani Timun Jawa di Sleman

Sebarkan artikel ini

Sleman, panjimas — Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kantor Layanan Berbah menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat. Melalui kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Hj. Amronah Fadil, Tegalturi, Tegaltirto, Berbah, Sleman, Lazismu Berbah menggelar aksi ganda berupa penyaluran santunan bagi anak yatim sekaligus panen perdana mentimun Jawa dari lahan wakaf produktif, Kamis (5/3/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Lazismu Berbah menyerahkan bantuan sebesar Rp12 juta kepada Panti Asuhan (PA) Ukhuwatul Aitam Berbah. Penyerahan dana dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Lazismu Berbah, Saifu Rijal, kepada Ketua PA Ukhuwatul Aitam, Anas Mahduri.

 

Saifu Rijal menyampaikan bahwa penyaluran dana tersebut merupakan bagian dari pentasyarufan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan bagi para santri dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

 

“Alhamdulillah, hari ini kami melakukan pentasyarufan ZIS untuk santri PA Ukhuwatul Aitam. Harapan kami, bantuan ini dapat membuat para santri berbahagia menyambut hari yang fitri nanti,” ujarnya.

 

Ketua PA Ukhuwatul Aitam Berbah, Anas Mahduri, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dana santunan tidak hanya diperuntukkan bagi santri yang tinggal di panti, tetapi juga bagi anak yatim di wilayah Berbah yang masih tinggal bersama keluarga mereka.

 

Menurutnya, bantuan tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti sembako, biaya pendidikan, hingga pembelian pakaian baru menjelang lebaran.

 

“Kami rutin memberikan bantuan sembako, biaya sekolah (SPP), hingga pakaian baru untuk lebaran. Dukungan dari Lazismu hari ini sangat membantu. Rencananya akan kami belikan baju untuk lebaran serta mendukung operasional panti. Apalagi pekan ini jadwal santunan cukup padat,” jelas Anas.

 

Selain penyaluran santunan, kegiatan ini juga ditandai dengan panen perdana timun Jawa di lahan wakaf seluas 1.000 meter persegi yang berada di belakang Kantor Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah. Lahan tersebut merupakan wakaf dari Hj. Amronah Fadil yang mulai difungsikan sejak November 2025.

 

Petani pengelola lahan, Kusdiana, menjelaskan bahwa sekitar 2.000 lubang tanam telah ditanam sejak Januari 2026. Panen perdana ini dilakukan setelah 43 hari masa tanam.

 

“Ini adalah panen perdana setelah 43 hari masa tanam. Saat ini kebutuhan pasar untuk timun Jawa mencapai 2 ton per hari, sehingga potensi ekonominya sangat besar,” ungkapnya.

 

Ketua PCM Berbah, Akhmad Muhajir Hanifi, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan wakaf secara produktif merupakan bagian dari strategi penguatan pilar ekonomi dakwah Muhammadiyah.

 

Menurutnya, selama ini aktivitas dakwah banyak bergantung pada dana ZIS. Ke depan, pengembangan wakaf produktif diharapkan mampu menjadi sumber pendanaan yang lebih berkelanjutan.

 

“Selama ini dakwah mengandalkan ZIS, namun ke depan kita harus memperkuat diri melalui wakaf produktif. Komoditas timun ini akan terus kami kembangkan ke tanah wakaf lainnya agar hasilnya bisa menopang kegiatan dakwah secara berkelanjutan,” tandas Akhmad.

 

Selain mengembangkan sektor pertanian, Lazismu Berbah juga aktif dalam berbagai layanan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Saat ini lembaga tersebut mengoperasikan dua unit mobil ambulans serta satu unit mobil layanan umat untuk membantu kebutuhan masyarakat.

 

Di bidang ekonomi, Lazismu Berbah juga mengelola unit usaha ayam potong yang berlokasi di depan kantor layanan. Usaha yang beroperasi setiap pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB tersebut mampu menjual rata-rata 100 potong ayam per hari, serta mempekerjakan warga sekitar dengan gaji setara standar upah minimum regional (UMR).

 

Melalui sinergi antara pengelolaan zakat yang amanah dan pemanfaatan aset wakaf yang produktif, Lazismu Berbah optimistis dapat terus memperluas manfaat serta mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *