BeritaKemenagNasionalNews

Menag Terima Dubes Oman, Bahas Peluang Beasiswa untuk Pelajar Indonesia

8
×

Menag Terima Dubes Oman, Bahas Peluang Beasiswa untuk Pelajar Indonesia

Sebarkan artikel ini

Jakarta panjimas — Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini menerima kunjungan Duta Besar Kesultanan Oman untuk Indonesia, Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari. Pertemuan yang berlangsung di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, membahas penguatan kerja sama bilateral kedua negara, salah satunya di bidang pendidikan.

 

Menag dan Dubes Oman mendiskusikan peluang beasiswa bagi pelajar Indonesia di universitas-universitas Oman, khususnya untuk studi agama dan bahasa Arab.

 

“Selama ini, banyak mahasiswa Indonesia memilih Istanbul dan Ankara sebagai tujuan studi di luar negeri, saya rasa Oman memiliki potensi besar sebagai alternatif tujuan pendidikan Islam yang belum banyak dikenal” tutur Menag.

 

Menag juga menyampaikan kebutuhan mendesak akan 2.000 guru bahasa Arab penutur asli (Native Speaker) untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar di lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan kementerian. Oman disebut sebagai salah satu sumber potensial untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

 

 

Rencan kerja sama ini disambut baik oleh Dubes Oman Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari. Dia mengatakan bahwa kedua negara telah menjalin kedekatan selama hampir 300 tahun, dengan prinsip-prinsip kebijakan luar negeri yang serupa.

 

Oman bahkan pernah menyelenggarakan pameran yang mengangkat pesan Islam moderat, toleransi, dan perdamaian dengan nilai-nilai yang juga menjadi landasan kebijakan keagamaan Indonesia.

 

Di sektor perdagangan, potensi kerja sama juga terbuka lebar. Produk tekstil dan aksesori dari Oman disebut memiliki peluang untuk masuk ke pasar Indonesia. Pelabuhan-pelabuhan Oman secara historis menjadi jalur dagang Asia yang strategis, dan potensi tersebut diyakini masih relevan untuk dikembangkan kembali di era modern.

 

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju perjanjian kerja sama konkret antara Indonesia dan Oman, terutama dalam membuka jalur penerbangan langsung dan program beasiswa yang dapat memperkuat ikatan antara kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *