BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Muhammadiyah Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Pengembangan Pembelajaran ISMUBA

9
×

Muhammadiyah Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Pengembangan Pembelajaran ISMUBA

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, panjimas – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan diskusi bertajuk “Pembelajaran Materi Pendidikan Al-Islam dan kemuhammadiyahan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah”.

 

Agenda yang digelar daring, Rabu, (1/7) ini di ikuti ratusan Kepala Madrasah Muhammadiyah dan menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi Kurikulum satuan Pendidikan Muhammadiyah 2024 di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah, khususnya dalam mata pelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (ISMUBA).

 

Melalui pernyataan Didik Suhardi, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik mengungkap bahwa ISMUBA merupakan suatu warisan keunggulan Muhammadiyah sejak awal berdirinya dimana Muhammadiyah memiliki perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan.

 

“Melalui Al-Islam, peserta didik dibekali nilai-nilai keimanan, ibadah, dan akhlak. Melalui Kemuhammadiyahan, mereka diperkenalkan kepada sejarah, ideologi, dan gerakan Islam Berkemajuan. Ketiga, yaitu Bahasa Arab yang juga menjadi sarana untuk memahami sumber ajaran Islam secara lebih mendalam,” jelas Didik.

 

Bagi Didik, ISMUBA tak hanya sekadar mata pelajaran. Didalamnya juga terdapat instrumen kaderisasi, pembentukan karakter, sekaligus penguatan identitas Muhammadiyah.

 

“Maka dari itu tidak berlebihan jika banyak orang tua yang memilih sekolah Muhammadiyah yang tak hanya mengajarkan anak-anak cerdas secara akademik, tapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat,” tambahnya.

 

Diskusi menghadirkan Tim ISMUBA Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah sebagai narasumber, di antaranya: Bagus Mustakim, Nurhuda Kurniawan, Dr. Iwan Junaedi, serta tim penyusun kurikulum dan buku ajar lainnya.

 

Dalam agenda tersebut, narasumber menjelaskan bahwa pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah dirancang berdasarkan Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah 2024 yang mengintegrasikan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, hingga sistematika buku ajar secara terpadu. Kurikulum tersebut mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3211 Tahun 2022 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Kurikulum Merdeka untuk Madrasah.

 

Diskusi juga mengulas struktur pembelajaran yang memuat unsur Akidah, Akhlak, Adab, Kisah Keteladanan, Fikih, Al-Qur’an Hadis, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab. Setiap mata pelajaran disusun secara sistematis mulai dari penyusunan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP), hingga pengembangan buku teks yang mendukung pembelajaran mendalam (deep learning) dan pembentukan karakter pelajar berkemajuan.

 

Kemudian juga diperkenalkan desain buku ajar terbaru yang dikembangkan Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah. Buku tersebut memiliki sistematika pembelajaran yang terdiri atas tujuan pembelajaran, intisari materi, teks pemantik, aktivitas awal, pendekatan pembelajaran, materi inti, aktivitas proses, penguatan pelajar berkemajuan, rangkuman, uji kompetensi, pengayaan, dan refleksi. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kontekstual, menyenangkan, dan berorientasi pada penguatan karakter Islami peserta didik.

 

Melalui forum ini, Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah juga membuka ruang dialog bersama para peserta untuk memperoleh masukan terhadap implementasi materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah. Hasil diskusi diharapkan menjadi penyempurna dalam pengembangan perangkat pembelajaran sekaligus memperkuat keselarasan antara kurikulum, buku ajar, dan praktik pembelajaran di satuan pendidikan Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *