Jakarta, panjimas – Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah Dr.Amirsyah Tambunan, CWC, ASPM memberikan tahniah dan apresiasi atas prestasi internasional yang diraih oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Sejak kepemimpinan (almarhum) Dr.Damly Iskadar, UMSU bediri diatas tanah wakaf di Jalan Gedung Arca Gedung Arca, 53, Medan. UMSU terus berbenah hingga berhasil mengakuisisi lapangan Sepak Bola menjadi Kampus utama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Jalan Kapten Mukhtar Basri (1992) Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan.
Buya Amirsyah mengisahkan perkembangan UMSU yang pesat saat kuliah (1983) hingga tamat sarjana Muda (1986). Perkembangan UMSU pada periode ini; pertama, konsolidasi, dipimpin Rektorat seorang pergerakan (1966) Dr. Dalmi Iskandar ke pada Rektor Drs. H. Chairuman Pasaribu dan Dr.Bahdinur Tanjung sebagai mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Medan yang menjabat pada masa lalu sebelum digantikan oleh periode kepemimpinan berikutnya.
Selanjutnya pengembangan fisik dan akademik pada era kepemimpinan Prof.Dr.Agussani, M.AP. Hasil atau capaian ini patut diapresiasi di bawah pembinaan Rektor UMSU bersama PP Muhammadiyah sehingga alih kepemimpinan berjalan sesuai Qaidah Perguruan Tinggi.
Saat ini Rektor yang menjabat yakni Prof. Dr. Akrim, M.Pd mempunyai Pekerjaan Rumah (PR) yang tidak ringan yakni sebagai tuan rumah Muktamar Muhammadiyah (2027) yang Diketuai Panitia oleh Prof.Dr.Agussanu, M.A. Keluarga besar Muhammadiyah bersama UMSU mempunyai agenda besar bersama masyarakat Sumatera Utara.
Buya Amirsyah sebagai alumni berharap UMSU mampu bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Sumatera Utara menjadi world-class university is a higher education institution that achieves global excellence in academic standards, high-impact research, and international reputation.
Buya Amirsyah menekankan agar UMSU fokus pada pengembangan bidang riset, inovasi, dan internasionalisasi sehingga kedepan alumni UMSU berkiprah secara nasional dan internasional. Karena itu, kata kunci agar UMSU ber kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di dunia internasional menjadi penting untuk memperluas dampak bagi pradaban bangsa melalui pendidikan tinggi bagi masyarakat khususnya di Sumatera Utara dan dunia internasional.
Menurutnya, kata kunci kolaborasi antar kampus di dunia internasional dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi swasta yang selama ini banyak bertumpu pada dukungan masyarakat dan sumber daya manusia yang dimiliki sendiri.
“Sekali lagi selamat atas kepemimpinan UMSU dari jajaran Rektor Prof.Dr.Akrim, M.Pd hingga Wakil Rektor Bidang AIK, Pendidikan, Pengajaran dan Digitalisasi, Dr. Marah Doly Nasution, S.Pd., M.Si, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian dan Internasionalisasi Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si,. Faisal, S.H., M.Hum, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dan bersama jajaran pimpinan,” ujar Buya Amirsyah.
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) didirikan pada tanggal 27 Februari 1957 di Kota Medan, Sumatera Utara, atas prakarsa para tokoh dan ulama Muhammadiyah(1957). Berawal dari Fakultas Falsafah dan Hukum Islam Muhammadiyah (FAFHIM) 1968.
Menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Sumatera Utara.28 Mei 1974 secara resmi dengan Piagam Pendirian oleh PP Muhammadiyah.













