NasionalNews

Sekjen MUI Ungkap ICMI itu Bagian dari Kekuatan Bangsa

27
×

Sekjen MUI Ungkap ICMI itu Bagian dari Kekuatan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Salah satu kekuatan dan aset bangsa adalah berhimpun nya para cendekiawan dalam wadah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesi (ICMI).Seperti kita ketahui bersama bahwa cendekiawan adalah seseorang yang memiliki pengetahuan mendalam dan keahlian dalam suatu bidang akademik atau ilmu pengetahuan, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis untuk memahami dan menyelesaikan masalah.

Dewasa ini bangsa kita tengah mengalami banyak masalah, mulai dari maslah ekonomi, poltik, penegakan hukum, dll. Untuk itu ICMI mempunyai pilar penting dalam meyelesaikan persoalan keumatan dan kebangsaan. Karena itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai tempat berhimpunnya umaro’ dan ulama termasuk cendekiawan harus terus berupaya memberikan solusi atas peroblem keumatan dan kebangsaan.

Semakin besar problem umat, maka peran cendekiawan semakin besar pula untuk memberikan solusi kongkrit terhadap persoalan yang tengah di hadapi bangsa di tengah ancaman geopolitik global yang mengganggu geopolitik nasional.

Hal ini di sampaikan Dr. Amirsyah Tambunan selaku Sekjen MUI pada acara Halal bi Halal dan Silaturrahmi Nasional ICMI di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, pada hari Senin (5/5/25).

Lebih lanjut Sekjen MUI mengatakan para aktivis cendekiawan yang berada di posisi strategis baik di legislatif, eksekutif maupun yudikatif harus terus meningkatkan peran strategisnya yang responsif, solustif sehingga seperti soal kemiskinan, pemutusan hubungan kerja (PHK) yang akhir-akhir ini semakin meningkat.

Peran Cendekiawan

Cendekiawan Muslim memiliki peran penting untuk umat dalam berbagai aspek. Sebagai kelompok intelektual mereka berperan sebagai pemikir yakni memikirkan masalah umat.

Sedangkan sebagai pemimpin, dan inspirator yang dapat memandu umat menuju peradaban yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai Islam sebagai rahmat bagi sekalian alam. ICMI juga memiliki peran dalam mengedukasi, menginspirasi, dan menjadi perekat keragaman dalam ber masyarakat, berbangsa dan bernegara serta mempersatukan kekuatan umat.

Sebagai mana perintah Allah dalam QS Surat Ali ‘Imran Ayat 103 : وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.

Terakhir dalam tausyiahnya Sekjen MUI berpesan untuk terus meningkatkan dan menguatkan persatukan serta kekuatan cendekiawan muslim melalui ICMI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *