MuhammadiyahNasionalNews

SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Dormitory Diresmikan Mendikdasmen: Simbol Kemandirian dan Pendidikan Berkarakter Utama

33
×

SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Dormitory Diresmikan Mendikdasmen: Simbol Kemandirian dan Pendidikan Berkarakter Utama

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, panjimas – Langit Sidoarjo tampak bersahabat pada Sabtu pagi, 10 Mei 2025, ketika Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed., tiba di kompleks SMA Muhammadiyah 2 (Smamda), Sidoarjo Jawa Timur.

Dalam balutan hangat kebersamaan dan antusiasme warga sekolah, ia meresmikan Smamda Dormitory, sebuah gedung tujuh lantai yang dibangun sebagai ruang tumbuh generasi muda yang bertakwa, mandiri, dan siap berkontribusi bagi bangsa.

Dalam seremoni peresmian, Prof. Mu’ti terlebih dahulu menandatangani prasasti di depan gedung, sebelum melanjutkan dengan pengguntingan pita. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Smamda yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan fasilitas tersebut.

“Pembangunan ini diselesaikan dalam waktu hanya satu tahun dan tidak satu rupiah pun dibantu oleh kementerian,” jelasnya.

Prof. Mu’ti menegaskan, ia mengikuti perkembangan proyek ini sejak peletakan batu pertama satu tahun silam. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Smamda Dormitory mencerminkan partisipasi masyarakat yang luas dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan.

“Hal ini merupakan partisipasi semesta dalam menyukseskan program pemerintah dalam bidang pendidikan.”

Gedung asrama ini, kata Mu’ti, bukan sekadar infrastruktur, melainkan bagian dari amanah konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Hal ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya kita mencerdaskan bangsa, membangun karakter bertakwa dan memiliki dedikasi yang tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mu’ti menyampaikan bahwa fasilitas tersebut juga dapat dikembangkan sebagai sarana kemandirian dan kewirausahaan siswa.

“Ruang yang dapat disewa oleh masyarakat adalah bagian dari ajang latihan pengembangan kewirausahaan murid,” katanya.

Ia menekankan bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada transfer ilmu dan keterampilan, melainkan juga pada pengalaman hidup yang bermakna dan berdampak.

“Mereka bisa belajar lebih baik lagi dan dapat tumbuh menjadi kader-kader umat, persyarikatan, dan bangsa yang memiliki ilmu dan jiwa karakter kepemimpinan,” tuturnya.

Menutup sambutannya sebelum menandatangani prasasti, Mu’ti berharap Smamda Dormitory tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi siswa, tetapi juga ruang pembentukan nilai keislaman dan kebangsaan yang kuat.

“Tidak hanya menjadi tempat tidur saja, Smamda Dormitory juga menjadi tempat untuk semakin kuat tertanam sikap keislaman dan keindonesiaannya.”

Dengan peresmian ini, Smamda tidak hanya menambah fasilitas fisik, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi unggul—berilmu, berkarakter, dan siap memimpin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *