NasionalNews

Langkah Kecil, Komitmen Besar: Jalan Sehat Hardiknas 2025 Satukan Insan Pendidikan

31
×

Langkah Kecil, Komitmen Besar: Jalan Sehat Hardiknas 2025 Satukan Insan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Ribuan langkah kaki menyusuri jalanan pagi Jakarta, bukan sekadar olahraga, tetapi simbol kolaborasi dan harapan. Dalam semarak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Jalan Sehat Hardiknas 2025 sebagai bagian dari Bulan Pendidikan. Lebih dari 2.500 peserta hadir—guru, siswa, pegawai kementerian, dan mitra pendidikan, semua berjalan bersama dalam satu irama: pendidikan untuk semua.

Ahad pagi (18/5/25), halaman Kantor Kemendikdasmen dipadati peserta yang bersiap-siap mengikuti jalan sehat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, membuka dan memimpin langsung kegiatan ini. Tak hanya memberi sambutan, ia juga ikut berbaur dalam barisan, menyusuri rute yang telah disiapkan.

“Ini adalah momen penting untuk kembali merenungkan tujuan utama pendidikan kita, yakni membentuk manusia Indonesia seutuhnya,” ujar Menteri Mu’ti di hadapan peserta. Ia menekankan bahwa pendidikan tak bisa dibebankan pada satu pihak saja, tetapi harus menjadi kerja bersama.

“Kita perlu berkomitmen untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia. Kita harus optimistis jika tidak ada masalah yang tidak bisa kita lalui. Tetapi itu semua bisa diselesaikan apabila kita semua berkolaborasi, bekerja sama, bergandeng tangan, gotong royong, dan bahu-membahu mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tegasnya.

Tak sekadar berjalan, acara ini juga menjadi panggung inklusivitas. Beberapa anak berkebutuhan khusus (ABK) turut bergabung, mencairkan batas-batas fisik dan sosial yang selama ini masih menjadi tantangan.

”Ada beberapa anak-anak berkebutuhan khusus yang ikut bergabung di acara Jalan Sehat, salah satunya juga Azam yang tadi menyanyikan lagu Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujar Menteri Mu’ti, menyebut momen menyentuh di tengah acara.

Peserta Jalan Sehat Hardiknas 2025
Sementara itu, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTK PG), Nunuk Suryani, menegaskan bahwa jalan sehat ini bukan hanya simbolis, tetapi cerminan semangat untuk memajukan pendidikan nasional secara kolektif.

“Saya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, termasuk para mitra strategis yakni BTN, Bank Mandiri, BNI, dan BRI atas komitmen nyatanya dalam mendukung dunia pendidikan di Indonesia,” ungkapnya.

Kemeriahan juga datang dari suara peserta. Kepala SMAN 35 Jakarta, Nenny Suryani, melihat jalan sehat ini sebagai momentum membangun budaya sehat bagi generasi muda. “Kami bersyukur dengan adanya program ini, membuat anak-anak Indonesia semakin sehat, semangat bangun pagi untuk menciptakan generasi anak muda untuk masa depan yang cerah,” ujarnya.

Bagi Intan, murid SMPN 38 Jakarta, jalan sehat adalah titik balik dari gaya hidup pasif. “Acara ini mendorong anak-anak seperti saya yang senang rebahan dan selalu bermain gawai untuk dapat melakukan olahraga dimulai dengan jalan sehat untuk menjaga kesehatan anak Indonesia,” katanya. Ia menambahkan bahwa suasana acara sangat seru dan membuka kesempatan untuk menjalin pertemanan baru. “Kami juga berkesempatan menambah banyak teman dari sekolah lain dan bertemu dengan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Senada dengan Intan, Ara dan Bilqis dari SMAN 35 Jakarta menilai kegiatan seperti ini penting bagi anak muda. “Dengan begini, kita bisa saling berdiskusi ceria serta menambah kebersamaan dengan rekan-rekan, guru, dan peserta lainnya,” kata Ara, yang diamini Bilqis.

Dari langkah demi langkah yang ditempuh di Jakarta pagi itu, tersirat harapan: agar pendidikan Indonesia terus bergerak maju, menjangkau semua, dan membentuk generasi yang tak hanya cerdas, tapi juga sehat dan berdaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *