Jakarta, panjimas – Dihadapkan Komisi VIII DPR, pada Rabu (5/2/2025) Kepala BPJPH Haikal Hassan menyampaikan bahwa dirinya pernah bertemu dan berdialog dengan para pengusaha Warteg yang mengeluhkan besarnya biaya mengurus sertifikat halal.
Untuk membantu kesusahan dan kesulitan para pedagang dan pengusaha Warung makan yang banyak berasal dari daerah Tegal (Warteg) itu, Babe Haikal sapaan akrab Kepala BPJPH berencana akan membantu memberikan sertifikat halal dengan biaya terjangkau.
“Kita akan membuat program sertifikat halal untuk sebanyak 50.000 pengusaha Warteg yang ada, karena kami tahu apa yang menjadi kesulitan mereka selama ini dalam mengurus sertifikat halal,” kata Babe Haikal dalam pesan yang disampaikan kepada media.
Masih menurut dirinya, kenapa sampai dengan saat ini kenapa kita bisa tertib halal. Hal itu salah satunya adalah adanya pihak yang tidak bertanggung jawab dari oknum pemeriksa halal yang mematok biaya mengurus sertifikat halal dengan bayaran yang tinggi.
Seperti yang dikeluhkan beberapa pengusaha warteg di Jakarta Utara saat bertemu dengan Babe Haikal. “Sebenar kami mau pak mengurus sertifikat halal, tapi kami diminta satu warteg Rp.10 juta dan itu yang menjadi PR kami, pak,” ujar salah satu pengusaha Warteg kepada Babe.
“Untuk itu kami dari BPJPH juga akan menertibkan para pemeriksa halal yang di lapangan banyak berinteraksi dan berhubungan dengan para pelaku usaha seperti teman-teman pengusaha Warteg ini,” kata Babe Haikal, Sabtu(8/2/2025).
