NasionalNews

Mendikdasmen Tebar Semangat Literasi di Maluku Utara: Siswa Antusias!

20
×

Mendikdasmen Tebar Semangat Literasi di Maluku Utara: Siswa Antusias!

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Upaya peningkatan literasi di tingkat sekolah dasar terus mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Saat kunjungan kerja ke Maluku Utara, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau langsung kegiatan literasi di SD Negeri 2 Guraping serta SLB Centra PKLK Negeri Sofifi.

Dalam kunjungan itu Abdul Mu’ti berinteraksi dengan siswa dan mengajak mereka membaca buku-buku pilihan.

“Saya sempat berkunjung ke SD dan SLB untuk melihat bagaimana pembelajaran di sana. Semoga kunjungan ini dapat memberikan semangat untuk peningkatan mutu pendidikan di Maluku Utara,” ujar Mendikdasmen, di Sofifi, Kamis (20/2/25), dikutip dari siaran pers Kemendikdasmen yang diterima media, Jumat (21/2/25) petang.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi, Kemendikdasmen melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) mendistribusikan buku bacaan bermutu ke berbagai sekolah. Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan komitmen lembaganya dalam menyediakan bahan bacaan berkualitas untuk mendukung program literasi nasional.

“Pada tahun 2024, sejumlah sekolah di Maluku Utara telah menerima bantuan buku bacaan. Selain itu, komunitas bahasa dan sastra juga mendapatkan dukungan untuk mengembangkan program literasi, membina masyarakat, serta mendorong kreativitas peserta didik dalam bidang literasi dan sastra,” jelas Hafidz.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah SD Negeri 2 Guraping, yang menerima 200 buku bacaan bermutu pada Mei 2024. Buku-buku tersebut kini dimanfaatkan di perpustakaan sekolah dan pojok baca di setiap kelas.

Guru SD Negeri 2 Guraping, Fitriah Fabanyo, menjelaskan bahwa buku-buku yang diterima telah ditempatkan di berbagai sudut baca, dan program pembinaan literasi diterapkan sebelum pembelajaran dimulai.

“Untuk pemanfaatan buku, kami menerapkan kegiatan pembinaan literasi sebelum pembelajaran dimulai. Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas tinggi diminta untuk membaca sendiri buku pilihannya dan kemudian menceritakan kembali di kelas. Sementara itu, untuk siswa kelas 1 dan 2, guru melakukan baca nyaring dan siswa menyimak apa yang diceritakan,” jelas Fitriah.

SD Negeri 2 Guraping Sofifi Maluku Utara antusias membaca buku
Para siswa pun menunjukkan antusiasme tinggi terhadap buku-buku yang diberikan. Buku-buku dengan ilustrasi menarik serta kalimat yang sederhana membuat siswa lebih mudah memahami cerita dan tetap bersemangat membaca.

Beberapa siswa kelas 1 yang penasaran dengan buku bacaan yang dibagikan nampak asyik membolak-balik halaman satu per satu. Sambil membaca buku, Saliha ketika ditanya mengaku senang sekali mendapat buku cerita bergambar. “Saya senang sekali, terima kasih Pak Menteri,” ucapnya riang.

Teman sebangku Saliha juga tak mau kalah. Sambil membaca lantang, dan menunjuk huruf demi huruf, Aisyah tampak serius membaca sambil mencerna isi buku yang berjudul Lihat Kebunku. “Lalu, aku menetap,” demikian penggalan kalimat yang terdengar dari Aisyah penuh semangat.

Dengan berbagai langkah ini, Kemendikdasmen berharap penguatan literasi di sekolah-sekolah dapat semakin optimal, sehingga menciptakan generasi muda yang gemar membaca dan memiliki wawasan luas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *