NasionalNews

Kepala BPJPH Berharap Kantin Halal Kemenag Jadi Contoh Bagi Kementerian dan Lembaga Lain

28

Jakarta, panjimas – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan Kantin Halal Kementerian Agama (Kemenag) di Kemenag Pusat, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/4/2025).

Acara peresmian ditandai dengan gunting pita bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan, Dilanjutkan pemotongan tumpeng, serta peninjauan fasilitas kantin yang modern.

Menurut Nasaruddin, kehadiran kantin halal ini menjadi simbol komitmen Kemenag dalam menyediakan fasilitas publik yang mengedepankan prinsip halal dan thayyib (baik dan layak)

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa konsep halal tidak hanya terbatas pada bahan makanan, tetapi mencakup seluruh proses—mulai dari sumber bahan, cara pengolahan, hingga penyajian.

“Halal bukan sekadar dagingnya, tapi juga cara memperoleh dan memotongnya. Selain itu, makanan harus thayyib; tidak boleh menjijikkan atau basi. Meski halal, jika tidak layak konsumsi, tidak membawa keberkahan,” tegasnya.

Menag juga menekankan bahwa kantin ini diharapkan menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh pegawai.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJPH Haikal Hassan mengapresiasi inisiatif Kemenag sebagai pionir kantin halal di lingkungan pemerintahan.

“Kami berharap ini menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga lain. Setiap instansi harus memiliki kantin halal yang memenuhi standar,” ujar Haikal.

Dia menambahkan, prinsip halalan thayyiban adalah hak seluruh masyarakat, tanpa memandang agama, suku, atau ras.

“Semua orang berhak mengonsumsi rezeki yang halal dan baik, sesuai perintah Allah,” tegasnya.

Haikal juga menyoroti manfaat kantin halal tidak hanya bagi pegawai Kemenag, tetapi juga masyarakat yang berkunjung.

“Fasilitas ini akan memudahkan mereka yang membutuhkan layanan dengan prinsip syariah,” tambahnya.

Senior Vice President Bank Mandiri, Ita Setyawati, mengatakan, renovasi kantin halal Kemenag merupakan kolaborasi antara Bank Mandiri dengan koperasi Kemenag.

Kolaborasi tidak hanya dalam hal pembiayaan renovasi, tapi juga mekanisme pembayaran di kantin ini telah menggunakan sistem digital melalui aplikasi Livin dan QRIS Bank Mandiri

“Ini bagian dari komitmen kami mendukung fasilitas kantin halal yang modern, nyaman, dan efisien di Kemenag,” ungkap Ita dalam sambutannya.

Selain kemudahan transaksi, kantin ini dirancang dengan konsep bersih dan modern. Setiap kios telah tersertifikasi halal dari BPJPH, menjamin keamanan produk bagi konsumen.

Ketua Pengurus Koperasi Kemenag Mastuki mengungkapkan, pengelolaan kantin halal ini merupakan inisiatif jangka panjang untuk mewujudkan fasilitas yang sesuai prinsip syariah.

“Seluruh tenant telah melalui proses sertifikasi ketat. Ini bukti komitmen koperasi dalam mendukung visi Kemenag,” paparnya.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Helmi Nasaruddin Umar, pejabat eselon I dan II, serta staf khusus menteri. Kehadiran mereka mempertegas dukungan lintas sektor terhadap inisiatif strategis ini.

Keberadaan kantin halal Kemenag tidak hanya menjadi fasilitas internal, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem halal nasional. Dengan menggandeng BPJPH, Bank Mandiri, dan koperasi, Kemenag menunjukkan integrasi antara prinsip syariah, teknologi, dan kolaborasi multipihak.

Sebagai kantin halal pertama di lingkungan pemerintahan, langkah ini diharapkan memicu domino effect bagi kementerian dan instansi lainnya. Dengan demikian, prinsip halalan thayyiban tidak hanya menjadi jargon, tetapi praktik nyata yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.

Exit mobile version